October 16, 2026

Kapolres Madiun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Sekaligus Musnahkan BB Operasi Pekat

0


News
Kapolres Madiun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Sekaligus Musnahkan BB Operasi Pekat

Polres Madiun Musnahkan Barang bukti Operasi Pekat 2026 (Foto : Erik Tanjung/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 sekaligus pemusnahan barang bukti (BB) hasil Operasi Pekat di Lapangan Tribrata Markas Kepolisian Resor Madiun, Kamis (12/3/2026) sore.

Apel tersebut merupakan bentuk kesiapan aparat dalam mengamankan perayaan Hari Raya Idulfitri serta arus mudik Lebaran yang berlangsung selama 13 hari, mulai Jumat (13/3/2026) hingga Rabu (25/3/2026).

Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, didampingi perwakilan TNI AU Ricky Amanes serta Asisten Bupati Madiun. Peserta apel terdiri atas unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolres menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang sebelumnya didahului dengan berbagai tahapan perencanaan serta evaluasi dari pelaksanaan operasi tahun-tahun sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan semakin disempurnakan,” ujar Kemas.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Madiun juga telah melaksanakan Operasi Pekat Semeru guna menekan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Menurutnya, rangkaian pengamanan tidak hanya berfokus pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga pasca-Lebaran, seperti malam takbiran, pelaksanaan salat Idulfitri, kegiatan halal bihalal, hingga rekreasi keluarga.

“Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Madiun melibatkan sebanyak 511 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

Selain itu, sebanyak delapan pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Madiun.

Kapolres juga menegaskan bahwa sejumlah potensi gangguan kamtibmas menjadi perhatian khusus dalam operasi tersebut, di antaranya balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi bencana hidrometeorologi.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Polres Madiun juga melakukan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Semeru 2026. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain minuman beralkohol, minuman tradisional arak jowo, narkotika, serta knalpot brong.

Kapolres Madiun turut mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Erik Tanjung

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Prabasonta/Erik P
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *