October 16, 2026

Menjemput Berkah di Ujung Ramadan: Kala Kantor KPU Kabupaten Malang Menjadi Rumah bagi Anak Yatim

0


News
Menjemput Berkah di Ujung Ramadan: Kala Kantor KPU Kabupaten Malang Menjadi Rumah bagi Anak Yatim

Acara buka bersama dan santunan anak yatim di KPU Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu. (Foto: KPU Kabupaten Malang untuk Suara Indonesia)

BERITA PLUS, MALANG –  Di tengah hiruk-pikuk persiapan teknis demokrasi yang tak pernah jeda, suasana di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang mendadak melunak. Aroma diskusi serius tentang regulasi berganti dengan lantunan doa yang syahdu dan tawa malu-malu puluhan anak yatim yang hadir memenuhi aula.

Sore itu, KPU Kabupaten Malang tidak sedang menggelar rapat pleno atau sosialisasi pemilih. Mereka sedang menjalankan misi yang lebih personal: berbagi kasih melalui santunan anak yatim.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Abdul Fatah, terlihat membaur di tengah anak-anak tersebut. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sosial tahunan atau penggugur kewajiban institusi. Ada misi spiritual yang jauh lebih besar di baliknya, yakni perburuan keberkahan di malam-malam terakhir bulan suci.

“Kegiatan ini adalah bentuk syukur kami. Namun lebih dari itu, kami ingin bersama-sama menjemput keberkahan malam Lailatul Qadar,” ujar Abdul Fatah dengan nada takzim.

Menurut Fatah, melibatkan anak-anak yatim dalam doa bersama di sepuluh malam terakhir Ramadan adalah ikhtiar batiniah agar segala tugas berat yang dipikul KPU senantiasa mendapat petunjuk dan kelancaran. Beliau meyakini bahwa doa-doa tulus dari mereka yang dicintai Rasulullah akan menjadi pengetuk pintu langit yang paling ampuh.

“Kami berharap, dengan doa mereka, setiap tahapan pemilu maupun pilkada yang kami jalankan tidak hanya sukses secara teknis, tapi juga membawa kemaslahatan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang,” imbuhnya.

Satu per satu anak yatim maju menerima santunan yang diserahkan langsung oleh para komisioner. Tidak ada sekat protokoler yang kaku; yang ada hanyalah jabat tangan erat dan usapan di kepala sebagai simbol kasih sayang.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang sederhana namun penuh kehangatan. Di bawah langit Kepanjen yang mulai meredup, kantor KPU sore itu sejenak menanggalkan wajah formalnya, berganti menjadi oase spiritual tempat para penyelenggara pemilu bersimpuh, berharap doa-doa yang dipanjatkan bersama anak-anak yatim ini mampu mempertemukan mereka dengan kemuliaan malam seribu bulan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *