October 16, 2026

Investor Prancis Lirik Potensi Limbah Plastik Malang: Veolia Siap Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah

0


News
Investor Prancis Lirik Potensi Limbah Plastik Malang: Veolia Siap Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah

Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib. (Foto: Aditya Mahatva Yodha/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, MALANG – Prospek investasi di sektor pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Malang kini mulai menarik perhatian pemain global. Perusahaan raksasa asal Prancis, Veolia, secara resmi menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam sistem pengolahan sampah di wilayah Kabupaten Malang.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, usai menerima informasi dari Kementerian PPN/Bappenas. Menurutnya, Veolia yang berpengalaman dalam ekonomi sirkular melihat potensi besar pada kota-kota kategori sedang seperti Kabupaten dan Kota Malang.

“Pihak Bappenas telah bertemu dengan perwakilan Veolia. Mereka menyatakan minat untuk andil mengolah sampah di sini,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Nyai beberapa waktu lalu.

Sebagai catatan, Veolia bukan nama baru di industri pengolahan limbah Indonesia. Saat ini, mereka telah mengoperasikan fasilitas daur ulang plastik PET terbesar di Pasuruan melalui kolaborasi dengan Danone. Kesuksesan tersebut menjadi modal kuat bagi Veolia untuk melakukan ekspansi ke Kabupaten Malang.

Langkah investasi ini pun sejalan dengan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Program ini merupakan inisiatif pengelolaan sampah terpadu yang didukung oleh pinjaman Bank Dunia dan Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat infrastruktur daerah.

Bu Nyai Lathifah menjelaskan bahwa program LSDP yang dijadwalkan mulai tahun ini akan fokus pada penguatan Kapasitas dalam meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam tata kelola sampah.

Pemberian ruang bagi investor seperti Veolia untuk masuk jika terdapat kecocokan dengan ekosistem di Malang.

Mengubah limbah menjadi produk bernilai tinggi sekaligus mendukung visi ekonomi rendah karbon menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam waktu dekat, perwakilan Bappenas dan pihak perusahaan dijadwalkan akan memantau langsung kesiapan serta komitmen pemerintah daerah di lapangan. Fokus utamanya adalah memastikan pengumpulan sampah di hulu berjalan efektif sebelum masuk ke tahap pengolahan industri. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *