October 16, 2026

Pemkab Sumenep Imbau Warga Tak Termakan Hoaks Soal Kelangkaan Stok BBM

0


News
Pemkab Sumenep Imbau Warga Tak Termakan Hoaks Soal Kelangkaan Stok BBM

Salah satu SPBU di Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS,SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya isu yang menyebut stok migas nasional hanya cukup untuk beberapa hari.

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, informasi tersebut sempat ramai beredar di media sosial dan dikhawatirkan dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Menurutnya, isu tersebut tidak mencerminkan kondisi riil distribusi BBM di daerah. Pemerintah daerah memastikan pasokan BBM bersubsidi di Sumenep masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Ia menjelaskan, selama ini distribusi BBM dari Pertamina ke SPBU di wilayah Sumenep tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pengiriman pasokan dilakukan secara rutin sehingga tidak ada hambatan berarti dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi BBM guna memastikan ketersediaannya tetap stabil, terutama menjelang momentum meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat tetap mendapatkan akses BBM secara normal.

Dirinya menegaskan, bahwa informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kepanikan, terutama jika masyarakat kemudian melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

“Semoga masyarakat Sumenep tidak termakan isu yang sempat viral di media sosial yang menyebut stok migas Indonesia hanya cukup 20 hari,” ujarnya, Selasa (17/03/2026). 

Ia menilai kepanikan masyarakat justru dapat memicu antrean panjang di SPBU, padahal pasokan BBM di lapangan masih tersedia dan distribusinya berjalan normal.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan terlebih dahulu memastikan kebenarannya melalui sumber resmi.

Akan tetapi, pemerintah daerah pun berharap masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi energi di Kabupaten Sumenep tetap stabil dan tidak terganggu oleh spekulasi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Insya Allah aman kok kalau migas. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *