October 16, 2026

Sempurnakan Kemenangan Ramadan, Komunitas Aksi Pulih Gelar ‘Ibadah Ekologis’ di Kawasan Stadion Kanjuruhan

0


News
Sempurnakan Kemenangan Ramadan, Komunitas Aksi Pulih Gelar ‘Ibadah Ekologis’ di Kawasan Stadion Kanjuruhan

Komunitas Aksi Pulih sedang melakukan aksi membersihkan sampah anorganik di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (18/3/2026). (Foto: Aditya Mahatva Yodha/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, MALANG – Semangat menuju hari yang fitri di Kabupaten Malang tahun ini tampil berbeda. Tak sekadar fokus pada kesucian batin, beberapa pemuda yang tergabung dalam gerakan Aksi Pulih melakukan “ibadah ekologis” dengan menjaga kelestarian alam sebagai pelengkap kemenangan Ramadan.

Pada Rabu (18/3/2026), kawasan Stadion Kanjuruhan menjadi saksi kolaborasi antara Aksi Pulih, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan komunitas Embong Apik. Mereka bahu-membahu melakukan aksi pembersihan drainase guna memastikan lingkungan tetap asri dan nyaman menjelang Idulfitri.

Inisiator Aksi Pulih, Bagas Wipranata Yusuf, mengungkapkan bahwa Ramadan adalah momentum transformasi yang luar biasa. Menurutnya, kontrol diri yang dilatih selama berpuasa seharusnya menjadi modal utama bagi umat untuk lebih bijak terhadap lingkungan.

“Kita ingin memperluas jangkauan kesucian. Dari suci hati dan jiwa, menjadi suci lingkungan dan semesta. Menjaga drainase tetap lancar adalah bentuk syukur nyata atas nikmat bumi yang menghidupi kita,” ujar Bagas di sela-sela aksi.

Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan simbol perayaan kebersamaan. Bagas menekankan bahwa menyambut Idulfitri dengan lingkungan yang bersih memberikan rasa bangga yang lebih mendalam dibandingkan sekadar mengenakan pakaian baru.

“Ini adalah pesan cinta untuk bumi. Kita ingin menyambut kemenangan dengan kontribusi nyata bagi tetangga dan lingkungan sekitar. Alam yang sehat adalah cerminan dari hati yang fitri,” tambahnya.

Melalui gerakan ini, Aksi Pulih berharap Idulfitri 1447 H menjadi tonggak baru bagi kesadaran lingkungan kolektif. Jika setiap individu mulai menyadari bahwa menjaga alam adalah bagian dari menyempurnakan ibadah, maka kemenangan yang diraih akan menjadi kemenangan berkelanjutan bagi semua makhluk.

Aksi ini diharapkan dapat memicu gerakan serupa di wilayah lain, sehingga suasana Lebaran di Kabupaten Malang tidak hanya diwarnai dengan kegembiraan silaturahmi, tetapi juga kesegaran lingkungan yang terjaga. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *