Kabar Gembira, Ribuan Guru Ngaji Bondowoso Terima Insentif Jelang Lebaran 2026
Bahrullah
– 20 March 2026 | 17:03 – Dibaca 1 kali
Bupati Bondowoso didampingi wakilnya saat memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan resmi di lingkungan pemerintah daerah
BONDOWOSO – Kabar menggembirakan datang bagi para guru ngaji di Kabupaten Bondowoso menjelang Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi mencairkan insentif tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas peran penting mereka dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.
Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), pemerintah memastikan sebanyak 5.865 guru ngaji menerima bantuan tersebut.
Setiap penerima mendapatkan insentif sebesar Rp1.500.000 yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.
Kepala Bagian Kesra Bondowoso, Muhammad Royhan menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara bertahap melalui verifikasi berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Menurut Royhan, mekanisme tersebut diterapkan agar bantuan tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang benar-benar berhak.
“Pencairan diprioritaskan bagi guru ngaji yang datanya lengkap dan memiliki rekening aktif,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah data yang perlu diperbaiki, seperti rekening tidak aktif atau perubahan penerima.
“Untuk data yang masih bermasalah akan kami selesaikan setelah Lebaran,” tambahnya.
Dari total penerima tahun ini, sebanyak 518 guru ngaji dijadwalkan menerima insentif setelah Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran guru ngaji.
Menurutnya, keberadaan guru ngaji sangat penting dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Guru ngaji adalah pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, insentif tersebut bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para guru ngaji serta diharapkan mampu memotivasi mereka untuk terus membina generasi berakhlak, sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Bahrullah |
| Editor | : Imam Hairon |
