October 16, 2026

Jembatan Lama Ambruk Diterjang Banjir, TNI AD Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Dusun di Banyuwangi

0


News
Jembatan Lama Ambruk Diterjang Banjir, TNI AD Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Dusun di Banyuwangi

Peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda penghubung dua dusun di Songgon Banyuwangi. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Kodim 0825 Banyuwangi mempercepat pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Desa/Kecamatan Songgon. Jembatan sepanjang 45 meter ini dibangun melintasi Sungai Binau, menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi.

Pembangunan jembatan ini menjadi solusi setelah jembatan beton yang sebelumnya menghubungkan dua dusun tersebut ambruk akibat banjir bandang pada 2025 lalu. Sejak saat itu, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu untuk beraktivitas.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya mengatakan, kehadiran jembatan gantung diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses layanan dasar.

“Adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga, sekaligus mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan. Apalagi lokasinya juga dekat dengan Pasar Songgon,” ujarnya saat ground breaking, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, pembangunan jembatan difokuskan pada wilayah yang paling membutuhkan, terutama daerah yang belum memiliki akses jembatan permanen.

Ia menambahkan, proyek di Songgon merupakan jembatan gantung kedua yang dibangun. Sebelumnya, jembatan serupa telah lebih dulu beroperasi di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.

“Target kami ada 12 jembatan Perintis Garuda yang sudah kami ajukan ke atasan. Nanti secara bertahap akan kami bangun di sejumlah titik yang membutuhkan jembatan ini,” kata Triyadi.

Jembatan gantung di Songgon dirancang memiliki lebar 1,6 meter dan dapat dilalui kendaraan roda dua, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian warga. Pembangunannya ditargetkan selesai pada akhir April 2026.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur di daerah.

“Ini wujud kolaborasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Mujiono.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan memangkas jarak tempuh warga yang sebelumnya harus memutar cukup jauh. Akses yang lebih dekat diharapkan dapat mempercepat aktivitas harian masyarakat. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *