October 16, 2026

Dapur Makan Bergizi Gratis di Tuban Dilelang BRI Rp 1 Miliar, Kok Bisa? 

0



Irqam
– 01 April 2026 | 18:04 – Dibaca 0 kali

News
Dapur Makan Bergizi Gratis di Tuban Dilelang BRI Rp 1 Miliar, Kok Bisa? 

Tampak depan dapur SPPG untuk program MBG di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dilelang BRI. (Foto: infolelang.bri.co.id)

BERITA PLUS, TUBAN – Sebuah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dilelang Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Hal itu tercantum di laman Info Lelang BRI (infolelang.bri.co.id) sejak 26 Februari 2026. Dalam laman tersebut dijelaskan bahwa objek lelang adalah kantor makan bergizi gratis dengan limit Rp 1.000.000.000 atau Rp 1 miliar.

Masih dalam laman yang sama, objek lelang disebut memiliki sertifikat hak milik (SHM) dengan luas tanah 502 meter persegi dan bangunan seluas 300 meter persegi. 

Kemudian bangunan dilengkapi satu kamar mandi dan satu kamar tidur, dengan daya listrik 1.300 kWh, serta diketahui berdiri sejak tahun 2017. 

Namun, saat dicek pada Rabu (1/4/2026), laman yang sempat menampilkan dapur MBG dilelang ini sudah tidak bisa diakses dan muncul kode 404 dengan tulisan halaman tidak ditemukan. 

Sementara itu, dapur MBG yang dilelang itu diketahui dikelola oleh Yayasan Harapan Mulia Sejahtera. Namun, Junaidi, mitra dapur membantah aset berupa dapur MBG terlibat dalam persoalan utang di BRI. 

“Mboten leres (tidak benar, Red). Saya tidak punya utang dengan BRI,” ujar Junaidi saat dikonfirmasi. 

Junaidi mengungkapkan, sebelumya dirinya memang pernah ditawari pinjaman pihak bank untuk mendukung program Presiden Prabowo itu, namun ditolak. Ia menegaskan bahwa seluruh operasional dapur, murni menggunakan dana pribadi. 

“BRI mau memberi pinjaman untuk MBG saja tidak saya terima. Sementara ini semua memakai uang sendiri,” tegasnya. 

Junaidi juga memastikan bahwa dapur MBG di Desa Klotok hingga kini masih beroperasi normal. Bahkan, dalam enam bulan terakhir, kapasitas produksi terus meningkat. 

“Sampai sekarang masih beroperasi. Sudah berjalan enam bulan, bahkan porsinya sekarang sampai 4.000,” imbuhnya. 

Terkait munculnya informasi lelang, Junaidi merasa dirugikan. Ia menilai tindakan BRI itu telah mencemarkan nama baiknya dan tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum. 

“Mencemarkan nama baik, saget kulo tuntut (bisa saya tuntut, Red),” tegasnya. 

Sementara itu, Divisi Pelanggan Aset Kantor Cabang BRI Tuban, Reno menjelaskan, bahwa aset berupa dapur MBG di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang sudah tidak lagi dilelang. 

Ia menyebut, informasi lelang dapur MBG yang sebelumnya tampil di laman infolelang.bri.co.id, juga dihapus.

“Disampaikan bahwa nasabah tersebut sudah lunas, sehingga agunan tidak jadi dilelang, dan iklan lelang sudah di take down,” tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Irqam
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *