October 16, 2026

Gandeng Influencer, RSUD dr Soeselo Tegal Promosikan Fasilitas Layanan Kesehatan

0


News
Gandeng Influencer, RSUD dr Soeselo Tegal Promosikan Fasilitas Layanan Kesehatan

Selebgram Toha Laka-Laka (kanan) bersama Wadir Umum dan Keuangan RSUD dr. Soeselo Tegal, Sri Harso Pamoro. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, TEGAL – RSUD dr. Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, menggandeng influencer asal Tegal, Toha Laka-Laka. Toha sengaja diundang pihak Manajemen RSUD dr. Soeselo Slawi untuk memantapkan kolaborasi tersebut, Kamis (02/04/2026).

Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr. Guntur M Taqwin, mengatakan pihaknya sengaja mengajak kolaborasi Selebgram sebagai bagian dari strategi komunikasi publik berbasis digital.

Karakter Toha yang dekat dengan masyarakat dan dengan gaya komunikasi ngapak tegalan, dinilai mampu menjadi jembatan informasi yang efektif dan mudah dipahami masyarakat Tegal dan sekitarnya.

“Selain memiliki follower yang cukup banyak, Mas Toha juga punya kekuatan komunikasi yang mudah dipahami dan menghibur, Ini menjadi cara yang efektif untuk menyampaikan informasi layanan kepada masyarakat,” kata Guntur.

Melalui kolaborasi ini, RSUD dr Soeselo berharap dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan layanan yang telah tersedia. 

“Ini menjadi bentuk inovasi komunikasi di era digital, di mana penyampaian informasi sekarang ini ada kecenderungan pergeseran tidak lagi terbatas menggunakan media massa cetak atau online, melainkan melalui platform media sosial yang lebih mudah di akses masyarakat,” imbuhnya

Dalam kolaborasi tersebut, Toha Laka-laka berperan menyampaikan informasi seputar fasilitas dan layanan RSUD dr. Soeselo Slawi yang kini semakin modern, termasuk kemudahan sistem pendaftaran secara daring. 

“Lewat platform media sosial saya baik di TikTok, Instagram maupun facebook saya ingin membantu memberikan edukasi yang lebih mudah dipahami kepada follower saya terkait layanan di RSUD Soeselo,” ujarnya. 

Menurut kreator konten asal Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal itu,  bahasa ngapak tegalan menjadi kunci pendekatan komunikasi yang lebih fleksibel.

Menurutnya, pendekatan yang santai dan dekat dengan keseharian masyarakat akan lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman publik.

“Saya senang bisa kolaborasi dengan RSUD, mulai dari direktur sampai staf yang sangat terbuka dan profesional,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wiwit Kuncoro
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *