October 16, 2026

Gelora Kabupaten Malang Tegas Tolak Ambang Batas Parlemen, Sebut Presidential Threshold Distorsi Kedaulatan Rakyat

0


Olahraga
Gelora Kabupaten Malang Tegas Tolak Ambang Batas Parlemen, Sebut Presidential Threshold Distorsi Kedaulatan Rakyat

Ilustrasi Gambar Penolakan Partai Gelora terhadap ambang batas Parliamentary Threshold dan Presidential Threshold. (Foto: AI)

BERITA PLUS, MALANG – Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Malang, Sunawi, menyuarakan sikap kritis partainya terhadap tatanan sistem pemilu di Indonesia. Partai Gelora secara tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk ambang batas, baik ambang batas parlemen (parliamentary threshold) maupun ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold).

Menurut Sunawi, penerapan threshold selama ini telah mendistorsi kedaulatan rakyat. Ia menilai aturan tersebut menciptakan “perantara” yang menghalangi hubungan langsung antara rakyat dengan pemegang kekuasaan.

“Kami di Partai Gelora secara tegas menolak segala bentuk ambang batas. Bagi kami, setiap suara rakyat harus dikonversi menjadi kursi tanpa adanya hambatan administratif berupa persentase tertentu,” ujar Sunawi kepada Suara Indonesia beberapa waktu lalu.

Ia menekankan bahwa setiap suara yang diberikan masyarakat dalam pemilu adalah mandat murni yang tidak boleh hangus hanya karena partainya tidak mencapai angka persentase yang dipersyaratkan oleh undang-undang.

Selain menyoroti ambang batas, Sunawi juga memberikan tanggapan positif terkait usulan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu daerah. Partai Gelora menyambut baik wacana tersebut karena dinilai sejalan dengan perjuangan partai dalam memperkuat otonomi dan kedaulatan di tingkat daerah.

Berdasarkan evaluasi pemilu sebelumnya, Sunawi menilai sistem pemilu serentak “lima kotak” sangat membebani penyelenggara maupun pemilih.

“Sistem pemilu serentak sebelumnya sangat melelahkan. Selain itu, sering kali isu-isu lokal yang krusial tenggelam oleh dominasi isu nasional. Dengan pemisahan ini, kita bisa lebih fokus pada pembangunan dan persoalan di daerah,” pungkasnya.(*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *