Amankan May Day 2026, Kapolres Gresik Perintahkan Personel Bersikap Humanis
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat memimpin apel kesiapan pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day) di halaman Mapolres Gresik.
BERITA PLUS, GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengintruksikan seluruh personel yang ditugaskan untuk melakukan pengamanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 untuk mengedepankan sikap dan pelayanan humanis. Langkah ini dilakukan sebagai respon proaktif untuk memastikan segala bentuk kegiatan buruh dalam memperingati May Day 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Intruksi tersebut disampaikan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam apel kesiapan pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day) di halaman Mapolres Gresik. Apel tersebut dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, personel Bintara, ASN Polri, serta siswa Latja Brimob SPN Polda Jawa Timur.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus mematangkan kesiapan pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day).
Ia pun mengapresiasi kinerja jajaran selama sepekan terakhir yang dinilai mampu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Meski demikian, ia menyoroti masih adanya informasi terkait pelanggaran jam operasional kendaraan berat.
“Segera tindak lanjuti informasi tersebut. Tempatkan personel di titik rawan dan lakukan pengawasan secara nyata. Jangan sekadar formalitas tanpa hasil di lapangan,” tegasnya.
Dalam aspek pelayanan publik, Kapolres menekankan pentingnya standarisasi layanan antara Polres dan Polsek, baik dari sisi waktu maupun kualitas interaksi dengan masyarakat. Ia mencontohkan pelayanan perbankan yang mengedepankan keramahan dan kesopanan sebagai standar yang harus diadopsi.
“Layani masyarakat dengan sikap humanis dan profesional. Hindari ucapan kasar. Personel yang bertugas, baik di penjagaan, tahanan, maupun pelayanan, wajib tampil rapi dan tidak diperkenankan melepas atribut dinas saat jam kerja,” ujarnya.
Kemudian di sisi internal, ia mendorong efisiensi penggunaan energi dengan menginstruksikan setiap satuan kerja untuk lebih disiplin dalam penggunaan listrik. Pemasangan pengingat di tiap ruangan diminta sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah pemborosan.
Sementara terkait kehadiran siswa Latja Brimob, Kapolres menekankan pentingnya pola pembinaan yang edukatif dan bebas dari kekerasan. Ia melarang keras adanya kontak fisik yang berlebihan dalam pemberian sanksi.
“Berikan pembinaan yang mendidik. Jika ada pelanggaran, cukup dengan hukuman fisik terukur seperti push-up atau lari. Pastikan mereka mendapatkan pengalaman positif selama bertugas di Polres Gresik,” pesannya.
Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat persiapan pengamanan May Day. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) sebagai simulasi taktis guna memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi dinamika aksi buruh.
“Segera laksanakan TFG dan pastikan seluruh personel memahami peran masing-masing,” pungkasnya.
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Imam Hairon |
