October 16, 2026

Gelombang Baru Tiba, PPIH Surabaya Berangkatkan 9.111 Jemaah hingga Hari ke-8

0



Jefri Hadi
– 29 April 2026 | 08:04 – Dibaca 6 kali

News
Gelombang Baru Tiba, PPIH Surabaya Berangkatkan 9.111 Jemaah hingga Hari ke-8

Sebanyak 1.520 jemaah haji dijadwalkan tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada 29 April 2026 dalam lima kloter. (Foto: Humas AHES/Suaraindonesia.co.id)

 

BERITA PLUS, SURABAYA – Sebanyak 1.520 jemaah haji dijadwalkan tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada 29 April 2026 dalam lima kelompok terbang (kloter) yang berasal dari Lamongan, Tuban, Malang, Bojonegoro, dan Tulungagung.

“Kedatangan ini menandai kesinambungan arus pemberangkatan yang hingga hari kedelapan operasional telah mencapai 9.111 jemaah atau sekitar 21 persen dari total target musim haji tahun ini,” urainya, Rabu (29/4/2026).

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyatakan seluruh rangkaian proses berjalan terkendali dan tepat waktu berkat koordinasi lintas sektor yang solid. 

PPIH merupakan tim resmi pemerintah yang bertugas mengelola operasional penyelenggaraan haji, mulai dari pelayanan di embarkasi hingga pemberangkatan ke Tanah Suci.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya dijadwalkan memberangkatkan 44.080 orang pada musim haji 1447 H/2026 M.

Adapun rincian data, sambungnya meliputi 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Seluruhnya terbagi dalam 116 kloter.

Data kumulatif menunjukkan, bebernya hingga 27 April 2026 sebanyak 7.964 jemaah telah diberangkatkan dalam 21 kloter. Pada 28 April, terjadi penambahan 1.147 jemaah dari lima kloter. Dengan demikian, total kumulatif hingga hari kedelapan mencapai 9.111 jemaah dalam 24 kloter.

Selain itu, diaebutkan untuk komposisi jemaah memperlihatkan dominasi perempuan. Dari total yang telah diberangkatkan, sebanyak 4.799 merupakan perempuan dan 4.312 laki-laki. Data ini mencerminkan karakteristik demografis jemaah haji tahun ini yang masih didominasi oleh kelompok perempuan.

Selanjutnya di tengah kelancaran operasional, PPIH mencatat adanya 18 kursi kosong (open seat). Kekosongan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain lima jemaah yang dirawat di rumah sakit, satu orang menunda keberangkatan, sembilan orang berpindah kloter, serta kursi kosong karena alasan teknis.

Meski terdapat kendala teknis, ketepatan waktu penerbangan tetap terjaga. Seluruh 23 kloter yang telah diberangkatkan mencatat On Time Performance (OTP) 100 persen tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal. 

“Capaian ini menjadi indikator bahwa sistem operasional berjalan sesuai perencanaan,” tambahnya.

Di sisi lain, PPIH juga mengonfirmasi adanya satu jemaah wafat di Arab Saudi.

“Seluruh jajaran PPIH Embarkasi Surabaya turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum atau almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar As’adul Anam.

Sementara itu, lanjutnya lima jemaah lainnya masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya akibat kondisi kesehatan. 

Mereka saat ini menjalani penanganan lanjutan dan akan diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-8 operasional, seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan tepat waktu. Kami memastikan pelayanan kepada jemaah diberikan secara optimal di setiap tahapan,” kata Anam.

Ia menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses pemberangkatan.

“Kami terus melakukan pemantauan intensif terhadap jemaah, khususnya yang mengalami kendala kesehatan, agar dapat segera ditangani dan diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang,” ujarnya.

Masuknya gelombang jemaah baru pada 29 April hari ini, sebutnya memperkuat ritme pemberangkatan yang terus meningkat.

Olehnya, dengan skema operasional yang terjaga dan koordinasi yang konsisten, PPIH Embarkasi Surabaya optimistis seluruh target pemberangkatan dapat terpenuhi sesuai jadwal.

PPIH juga menegaskan komitmennya untuk menjaga standar pelayanan, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, hingga ketepatan waktu. 

“Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar sejak dari embarkasi hingga tiba di Tanah Suci,” pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *