October 16, 2026

Perahu Pengangkut Besi Tua Tenggelam di Perairan Gresik, 2 ABK Hilang

0


News
Perahu Pengangkut Besi Tua Tenggelam di Perairan Gresik, 2 ABK Hilang

Petugas mengevakuasi korban perahu pengangkut besi tua yang tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik.

BERITA PLUS, GRESIK – Sebuah perahu pengangkut besi tua tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik pada Sabtu (2/5/2026). Insiden ini mengakibatkan satu Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, dan dua lainnya berhasil selamat.

Peristiwa bermula saat perahu yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) itu berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB perahu tersebut kembali menuju Gresik dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua.

Kasatpolairud Polres Gresik AKP Nyoman Ardita mengatakan, insiden terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Perahu tersebut diduga tenggelam setelah kemasukan air akibat gelombang dari kapal-kapal besar yang melintas di perairan depan pelabuhan umum Gresik.

“Perahu kemasukan air, kemudian miring. ABK panik dan akhirnya perahu tenggelam,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya. Sementara satu korban atas nama S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Adapun dua korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A(60) dan H (32), keduanya warga wilayah Gresik. Petugas gabungan meliputi Satpolairud Polres Gresik bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat hingga kini masih terus melakukan upaya pencarian secara maksimal.

“Polres Gresik melalui Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” tegasnya.

Pencarian terhadap dua korban hilang direncanakan dilakukan selama tujuh hari ke depan. “Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *