Haji 2026: PPIH Embarkasi Makassar Perkuat Pelayanan Prioritas bagi Jemaah Rentan
Petugas PPIH Embarkasi Makassar mendampingi jemaah haji lansia menggunakan kursi roda saat proses pelayanan keberangkatan haji 2026 di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (7/5/2026) (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, MAKASSAR – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar memperkuat pelayanan prioritas bagi jemaah rentan pada musim haji 2026. Kelompok yang menjadi perhatian utama meliputi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas dan perempuan.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penekanan pelayanan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk menghadirkan pelayanan haji yang lebih ramah, inklusif dan humanis bagi seluruh jemaah Indonesia.
Ketua PPIH Embarkasi Makassar, H Ikbal Ismail, mengatakan pelayanan khusus mulai diberikan sejak jemaah tiba di Asrama Haji Embarkasi Makassar hingga proses keberangkatan menuju Arab Saudi.
“Untuk tahun ini, 2026, Kementerian Haji dan Umrah membuat penekanan pelayanan ramah lansia, disabilitas dan perempuan. Karena itu dibentuk pelayanan khusus untuk melayani jemaah haji lansia, disabilitas dan perempuan,” ujar Ikbal Ismail, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, Embarkasi Makassar telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah rentan selama proses pemberangkatan.
Mulai dari area penerimaan, petugas menyediakan kursi roda, tenaga pendamping hingga area pelayanan khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas. Petugas juga aktif mendatangi jemaah yang membutuhkan bantuan.
“Mulai jemaah turun dari bus memasuki aula pemberangkatan, kami sudah menyiapkan kursi roda, petugas yang mendorong jemaah, dan tempat khusus untuk melayani jemaah haji lansia. Teman-teman petugas juga langsung mendatangi jemaah untuk memberikan pelayanan,” jelasnya.
Tidak hanya di asrama haji, pelayanan prioritas juga diberikan saat proses keberangkatan menuju bandara. Jemaah lansia diangkut menggunakan ambulans agar lebih nyaman dan aman hingga menuju penerbangan ke Tanah Suci.
“Pada saat pemberangkatan, jemaah lansia diangkut menggunakan ambulans menuju bandara sampai ke Arab Saudi. Teman-teman PPIH Arab Saudi juga memberikan pelayanan yang sangat baik,” katanya.
Ikbal menjelaskan, kategori jemaah lansia mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yakni jemaah berusia 65 tahun ke atas. Pemerintah juga memberikan kuota prioritas lansia sebesar lima persen dari total kuota haji nasional sebanyak 203 ribu jemaah.
“Nah, kemarin ada program prioritas kuota jemaah lansia sebanyak lima persen dari 203 ribu kuota. Bahkan ada jemaah lansia yang berangkat usianya mencapai 84 tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program prioritas tersebut diberikan kepada jemaah lansia yang telah lama menunggu antrean keberangkatan haji, minimal selama lima tahun. Program ini diharapkan terus berjalan agar semakin banyak lansia mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji.
Selama gelombang pertama pemberangkatan di Embarkasi Makassar, tercatat sebanyak 1.463 jemaah lansia telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.(*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Arya Rahmansyah |
| Editor | : Imam Hairon |
