October 17, 2026

Calon Wisudawan Kecewa UNMARIS Sumba Tunda Wisuda Berulang Kali

0


Pendidikan
Calon Wisudawan Kecewa UNMARIS Sumba Tunda Wisuda Berulang Kali

Gedung Universitas Stela Maris Sumba. (Foto: Istimewa/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS – Mahasiswa-mahasiswi Universita Stela Maris Sumba kembali mengalami momen yang tak mengenakan dalam proses menjelamg wisuda.

Pasalnya, wisuda seharusnya menjadi hari bahagia, hari dimana perjuangan panjang mahasiswa untuk membayar rasa lelah orangtua, sebuah momen yang ditunggu bertahun-tahun setelah pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.

Namun bagi mahasiswa Universitas Stella Maris Sumba angkatan 2021 dan keluarga mereka, harapan itu perlahan berubah menjadi kegelisahan, kekecewaan yang mendalam.

Kekecewaan itu terjadi akibat, jadwal wisuda yang terus mengalami perubahan membuat mahasiswa merasa digantung tanpa kepastian. Berdasarkan surat resmi kampus, pembayaran administrasi wisuda sekitar Rp. 4.000.000 (Empat Juta Rupiah) dibuka sejak 16 April hingga 2 Mei 2026. Sebagian besar mahasiswa telah memenuhi kewajiban administrasi sesuai tenggat waktu yang ditetapkan kampus.

Menurut penjelasan salah satu mahasiswa  kepada media ini, Senin, (18/5/2026) sekitar 90% mahasiswa telah menyelesaikan administrasi, namun masa pendaftaran kembali diperpanjang hingga 15 Mei 2026 lalu.

Jadwal wisuda yang diperkirakan akan dilaksanakan sekitar tanggal 20 kembali ditunda dengan alasan menunggu pelantikan rektor.

“Kami mahasiswa sudah sekitar 90% telah membayar administrasi, tetapi pendaftaran kembali diperpanjang, jadwal wisuda awal itu tanggal 20 tetapi ditunda alasannya menunggu pelantikan rektor” Ujar Mahasiswi yang tidak ingin disebutkan namanya

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan karena kewajiban mahasiswa dituntut selesai tepat waktu, sementara kepastian dari pihak kampus tidak kunjung direalisasikan.

Mahasiswa juga telah mencoba mempertanyakan kepastian kepada panitia wisuda, namun pihak panitia mengaku masih menunggu arahan pimpinan kampus dan pelaksanaan pelantikan rektor terlebih dahulu.

Menurut pengakuan mahasiswa, ruang diskusi pada group whatsApp juga saat ini telah dibatasi karena grup dikunci, sehingga pertanyaan terkait kepastian wisuda tidak lagi mendapat ruang yang terbuka.

Di balik ketidakpastian ini, ada pihak lain yang juga merasakan dampaknya secara besar: orang tua.

Sebagian orang tua mahasiswa berada di luar Pulau Sumba dan bekerja di berbagai daerah. Mereka telah mengatur jadwal kerja, mengajukan izin, bahkan mempersiapkan biaya perjalanan jauh-jauh hari demi hadir menyaksikan anak mereka diwisuda.

Namun penundaan yang berulang membuat sebagian dari mereka harus kembali meminta izin di tempat kerja berkali-kali. Tidak sedikit yang merasa terganggu secara pekerjaan maupun ekonomi akibat perubahan jadwal yang belum memiliki kepastian.

Kekecewaan terhadap keputusan universita stela maris sumba ini turut dirasakan oleh para orangtua mahasiswa, namun pihak kampus enggan memberikan penjelasan resmi.

Ketua Panitia Samuel Bora Lero dan Wakil Rektor III yang dihubungi tim media ini melalui pesan WhatsApp, tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rolandus Tahoni
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *