RS UNAND Gelar Tahun ke-9 Operasi Bibir Sumbing Gratis
Kegiatan operasi bibir sumbing gratis di RS Unand. (Foto Dion/Suara Indonesia).
BERITA PLUS, PADANG — Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND) kembali menyelenggarakan kegiatan sosial berupa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis untuk ke sembilan kalinya.
Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak di Sumatera Barat, sekaligus bagian dari peringatan Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas serta HUT ke-9 RS UNAND pada Rabu (20/05/2026).
Direktur Utama RS UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV., Subsp.VE(K), menyatakan bahwa program operasi ini sudah menjadi agenda rutin sejak 2018 berkat kerja sama dengan Smile Train dan sejumlah mitra sosial lainnya. Ia juga menekankan bahwa layanan serupa tidak hanya diberikan saat kegiatan bakti sosial, melainkan tersedia sepanjang tahun secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Pasien bibir sumbing dan celah langit-langit dipersilakan datang kapan saja ke RS UNAND untuk memperoleh layanan ini tanpa biaya, didukung oleh tim dokter yang kompeten” katanya.
Pada tahun ini, sebanyak 12 pasien dari berbagai daerah di Sumatra Barat dan Jambi, dijadwalkan mengikuti operasi yang berlangsung selama dua hari. Program tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara RS UNAND, Smile Train, Dharma Wanita Persatuan RS UNAND, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Padang, serta berbagai yayasan sosial lainnya.
“Pasien datang dari berbagai daerah di Sumbar dan Jambi, yang kita bantu di program kali ini tidak hanya operasi saja, tetapi akomodasi dan transport juga kita bantu” ungkapnya.
Dr. Riendra menjelaskan bahwa kondisi bibir sumbing dan celah langit-langit tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, seperti gangguan dalam makan dan minum yang bisa menghambat pertumbuhan, tetapi juga memengaruhi aspek psikologis dan sosial mereka. Sering kali, anak-anak dengan kondisi ini mengalami penurunan rasa percaya diri akibat stigma yang ada di masyarakat.
Melalui operasi yang dilakukan, RS UNAND berharap anak-anak ini dapat hidup lebih sehat secara fisik, memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi, serta peluang untuk masa depan yang cerah.
Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada RS UNAND atas dedikasi dalam memberikan layanan kesehatan yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, tingginya kebutuhan penanganan kasus bibir sumbing di Sumatera Barat menjadikan langkah RS UNAND melalui program gratis ini sebagai solusi penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kita mengapresiasi RS UNAND atas terselenggaranya kegiatan ini, dan kami ucapkan terima kasih kepada donatur untuk kegiatan ini, kita berharap Kegiatan sosial ini terus berlanjut. UNAND dan RS UNAND teruslah menebarkan manfaat untuk Indonesia,” kata Hefrizal.
Ia menggarisbawahi bahwa apa yang dilakukan tidak hanya sekedar tindakan medis, tetapi juga upaya mengembalikan harapan serta membangun rasa percaya diri bagi anak-anak yang dibantu.
“Ini bukan hanya pelayanan medis, tetapi juga bentuk nyata menghadirkan harapan dan mengembalikan rasa percaya diri bagi pasien,” ujarnya.
Ketua Dharma Wanita Persatuan RS UNAND turut menekankan pentingnya kegiatan sosial ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan empati kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga merupakan wujud dukungan penuh terhadap misi kemanusiaan rumah sakit.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, RS UNAND berharap semakin banyak masyarakat mengetahui akses mudah ke layanan operasi bibir sumbing gratis, sehingga anak-anak dengan kondisi tersebut bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin demi kualitas hidup yang lebih baik.
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Diona Arvoni |
| Editor | : Alfiana Putri |
