October 17, 2026

LDII Banyuwangi Salurkan Ratusan Hewan Kurban

0


News
LDII Banyuwangi Salurkan Ratusan Hewan Kurban

Proses pemotongan hewan kurban LDII Banyuwangi sebelum disalurkan kepada masyarakat dan santri. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Banyuwangi menyalurkan ratusan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Total hewan kurban yang disalurkan mencapai 520 ekor dengan nilai diperkirakan sekitar Rp5,5 miliar.

Hewan kurban tersebut terdiri dari 245 ekor sapi dan 275 ekor kambing yang disembelih secara serentak di masjid serta pondok pesantren di bawah naungan LDII Banyuwangi.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat, santri, dan warga di sekitar lingkungan masjid maupun pondok pesantren.

Sekretaris DPD LDII Banyuwangi Kris Parwanto mengatakan tingginya jumlah hewan kurban tahun ini menunjukkan semangat berbagi dan gotong royong warga LDII yang terus meningkat.

“LDII Banyuwangi memiliki 75 majelis taklim, PC, PAC dan mengelola tiga pondok pesantren. Kami sangat bersyukur karena tahun ini warga LDII semakin semangat di dalam berbagi dan menyalurkan hewan kurban. Melalui ikhlas berbagi, ikhlas berkurban semangat bergotong royong ini, terkumpul 245 ekor sapi serta 275 ekor kambing dengan nilai total mencapai Rp 5,5 miliar,” ujar Kris Parwanto, Rabu (27/5/2026).

Menurut Kris, meningkatnya partisipasi warga juga menjadi bukti kepedulian sosial masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban sekaligus membantu sesama.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Banyuwangi Heri Sujatmiko menyebut ibadah kurban tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kurban bukan sekadar ritual ibadah, melainkan manifestasi dari solidaritas sosial. Di tengah dinamika ekonomi saat ini, semangat untuk peduli dan berbagi menjadi kunci untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat kita,” papar Heri.

LDII Banyuwangi juga menerapkan standar kesehatan dalam proses penyembelihan dan distribusi daging kurban. Panitia sebelumnya telah mengikuti pembekalan dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi terkait tata cara pemotongan hewan sesuai konsep ASUH atau Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

Selain menjaga kebersihan lokasi pemotongan, distribusi daging kurban dilakukan langsung ke rumah warga guna menghindari kerumunan.

“Selanjutnya, paket-paket daging kurban dikirimkan secara langsung ke rumah-rumah warga (door to door) yang membutuhkan untuk menghindari kerumunan massal,” jelas Heri.

“Distribusi inklusif ini menyasar masyarakat luas di sekitar lingkungan masjid, para santri di pondok pesantren, hingga warga di wilayah tingkatan PC dan PAC majelis ta’lim di seputaran Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Bahrullah





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *