Dinamika Alun-Alun Kepanjen, Fraksi NasDem Kabupaten Malang Optimistis Raih Win-Win Solution
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza . (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, MALANG – Rencana pembangunan dan penataan Alun-Alun Kabupaten Malang memicu beragam tanggapan dari berbagai kalangan. Menanggapi hal tersebut, Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Malang menilai perbedaan pendapat yang muncul merupakan dinamika demokrasi yang wajar dan sehat.
NasDem menegaskan bahwa setiap pandangan, baik yang memberikan dukungan penuh maupun yang meminta pendalaman materi secara lebih rinci, harus tetap dihormati secara proporsional.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza menyatakan keyakinannya bahwa polemik ini akan segera menemukan titik temu. Syarat utamanya adalah seluruh proses pembahasan wajib bersandarkan pada kajian yang matang, objektif, dan transparan.
“Melalui pendekatan tersebut, sebuah win-win solution yang mengutamakan kepentingan masyarakat luas pasti bisa tercapai,” ujarnya kepada Suara Indonesia, Jumat (29/5/2026).
Demi menghasilkan keputusan yang tepat, NasDem menyoroti dua sektor kajian krusial yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah.
Pertama, Kajian Bappeda diperlukan untuk meneropong arah perencanaan pembangunan daerah secara makro. Hal ini mencakup analisis kebutuhan publik, keselarasan tata ruang, asas kemanfaatan jangka panjang, serta kesesuaian proyek dengan skala prioritas daerah.
Kedua, Kajian Dinas Cipta Karya dibutuhkan guna membedah kelayakan teknis di lapangan. Kajian ini wajib menyentuh aspek infrastruktur, desain kawasan, sistem drainase, aksesibilitas transportasi, pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga analisis dampak lingkungan sekitar.
Fraksi NasDem menekankan bahwa substansi utama dari proyek ini bukan sekadar memindahkan atau membangun fisik ruang publik baru. Esensi yang jauh lebih penting adalah menjamin bahwa keputusan final nanti memberikan manfaat nyata, tidak memicu masalah sosial baru, dan mampu menjelma menjadi ikon kebanggaan baru bagi warga Kabupaten Malang.
Oleh karena itu, NasDem mendorong eksekutif dan pihak terkait untuk bekerja secara hati-hati, terbuka, dan aktif menyerap aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. “Melalui pelibatan publik yang luas, perbedaan pandangan yang ada saat ini diharapkan dapat mengerucut pada satu solusi yang adil, realistis, dan sepenuhnya berpihak pada kemaslahatan rakyat,”pungkas Faza.(*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
