October 16, 2026

Heboh Begal Nakes di Probolinggo Berakhir Hoaks, Polisi Bongkar Motif Sebenarnya

0



Saifullah
– 03 June 2026 | 23:06 – Dibaca 0 kali

Peristiwa
Heboh Begal Nakes di Probolinggo Berakhir Hoaks, Polisi Bongkar Motif Sebenarnya

Pelaku saat meminta permohonan maaf atas rekayasa yang dilakukannya di hadapan Kapolsek Kraksaan Polres Probolinggo. (Foto: Saifullah/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, PROBOLINGGO – Kasus dugaan pembegalan yang sempat viral dan menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. 

Polsek Kraksaan Polres Probolinggo memastikan peristiwa yang dialami seorang tenaga kesehatan (nakes) RSUD Waluyojati Kraksaan tersebut merupakan rekayasa yang dibuat oleh pelaku sendiri.

Pelaku diketahui bernama Nugroho Priyo Wicaksono (33), warga Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. 

Sebelumnya, ia mengaku menjadi korban pembegalan di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kraksaan pada Senin 1 Juni 2026 malam.

Namun setelah melakukan penyelidikan, Polsek Kraksaan Polres Probolinggo menemukan sejumlah kejanggalan. 

Mulai dari pola luka yang tidak sesuai dengan dugaan serangan senjata tajam, kondisi lokasi yang tidak sepi seperti pengakuan pelaku, hingga tidak adanya saksi yang melihat maupun mendengar aksi kejahatan tersebut.

Dalam pemeriksaan pada Rabu 3 Juni 2026, Nugroho akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut hanyalah skenario yang dibuatnya sendiri.

Dari hasil penyidikan, terungkap pelaku telah menjual sepeda motor Honda Beat milik ayahnya kepada seseorang berinisial SA seharga Rp1,5 juta. 

Untuk menutupi perbuatannya, ia sengaja melukai diri sendiri dan mengaku menjadi korban begal saat datang ke IGD RSUD Waluyojati Kraksaan.

“Saya khilaf dan memohon maaf kepada pihak kepolisian serta masyarakat Probolinggo,” ujar Nugroho.

Kapolsek Kraksaan Polres Probolinggo, Kompol Masykur, menegaskan bahwa informasi palsu seperti ini dapat menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu upaya kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi viral yang belum terverifikasi dan selalu menyaring informasi sebelum membagikannya di media sosial,” ujarnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Saifullah
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *