Lima Jabatan Strategis Pemkab Sumenep Masih Kosong
Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep saat ini masih memiliki lima jabatan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum terisi secara definitif atau dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, jabatan-jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Inspektur.
Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan menjelaskan, dua jabatan kosong karena pejabat definitif telah memasuki masa purnatugas.
Sementara tiga posisi lainnya ditinggalkan pejabat sebelumnya setelah mendapat amanah baru dalam pengobatan dan rotasi yang dilaksanakan Pemkab Sumenep pada 23 Juni 2026 kemarin.
Meski begitu, pemerintah daerah memastikan proses pengisian jabatan tersebut akan segera dilakukan agar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan berjalan lebih optimal.
Menurut Benny, pengisian jabatan pimpinan tinggi tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa karena harus melalui mekanisme yang telah diatur dalam ketentuan peraturan-undangan.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep pada prinsipnya berkomitmen untuk segera mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong agar pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal,” ujarnya, Jumat (26/06/2026)
Ia menegaskan, proses pengisian jabatan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, melainkan juga harus menjunjung objektivitas, transparansi, dan penerapan sistem merit.
Kendati demikian, Benny memastikan selama tahapan pengisian berlangsung, roda pemerintahan di masing-masing OPD tetap dijalankan oleh pejabat pelaksana tugas sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami gangguan.
“Meski masih terdapat beberapa OPD yang dipimpin oleh Plt., pelayanan publik maupun pelaksanaan program pembangunan tetap harus berjalan secara optimal,” tandasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Alfiana Putri |
