PTPN I Regional 5 Tegaskan Tak Ada Penghalangan Pemadaman Kebakaran Kebun Kampe Banyuwangi
PTPN I Regional 5 menegaskan penanganan kebakaran Kebun Kampe Banyuwangi dilakukan sesuai SOP keselamatan. (Foto: Istimewa).
BERITA PLUS, SURABAYA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I (Persero) Regional 5 memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai penanganan kebakaran di area Kebun Kampe, Afdeling Sidomulyo, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.
Perusahaan menegaskan tidak ada upaya menghalangi petugas pemadam kebakaran dalam proses penanganan insiden tersebut.
Corporate Secretary PTPN I (Persero) Regional 5, R.I. Setiyobudi mengatakan, informasi mengenai adanya penghalangan terhadap petugas pemadam kebakaran tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
“Kami menegaskan bahwa tidak ada unsur penghalangan terhadap petugas pemadam kebakaran dalam penanganan kejadian ini. Yang dilakukan di lapangan adalah pengaturan akses dan sterilisasi area sebagai bagian dari prosedur keselamatan,” kata Setiyobudi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran terjadi pada Senin (29/6/2026) di tumpukan kayu hasil penebangan pohon mangga yang berada di area kebun. Setelah titik api diketahui, petugas internal perusahaan segera melakukan penanganan awal sesuai prosedur tanggap darurat yang berlaku.
Menurut Setiyobudi, koordinasi teknis dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi, mengatur akses masuk, serta mengamankan area karena titik kebakaran berada di wilayah operasional perusahaan.
Langkah tersebut juga bertujuan menjaga keselamatan masyarakat, kelancaran akses petugas, dan mendukung proses pemadaman.
“Setelah koordinasi dan pengamanan area dilakukan, proses pemadaman berjalan dengan melibatkan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, aparat terkait, petugas internal kebun, serta dukungan masyarakat sekitar hingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke area lain,” ujarnya.
PTPN I Regional 5 juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna memastikan koordinasi dan penanganan situasi darurat di lapangan semakin optimal.
Selain itu, perusahaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan.
“Kami juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas pemadam kebakaran, aparat terkait, serta dukungan masyarakat sekitar. Kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting sehingga situasi dapat segera terkendali dengan baik,” tutur Setiyobudi.
PTPN I Regional 5 memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan kerugian. Perusahaan menegaskan keselamatan masyarakat, pekerja, dan lingkungan sekitar tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Alfiana Putri |
