October 16, 2026

Maksimalkan Volume Irigasi, Pemkab Lamongan Bakal Keruk Sedimentasi Waduk Gondang

0



Irqam
– 21 July 2026 | 08:07 – Dibaca 120 kali

News
Maksimalkan Volume Irigasi, Pemkab Lamongan Bakal Keruk Sedimentasi Waduk Gondang

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau kondisi Waduk Gondang. (Foto: Diskominfo Lamongan)

SUARA INDONONESIA, LAMONGAN – Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) akan segera memulai pengerukan sedimentasi menggunakan metode dredging di Waduk Gondang pada bulan Agustus mendatang.

Meninjau pemasangan alat dredging, Senin (20/7/2026) di Waduk Gondang, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengembalikan kapasitas Waduk Gondang. 

Pasalnya, volume awal Waduk Gondang adalah 25 juta meter kubik, sedangkan saat ini volume Waduk Gondang adalah 19,7 juta meter kubik. 

Karena berkurangnya kapasitas Waduk Gondang, sangat berpengaruh pada pemaksimalan irigasi pertanian. Mengingat, volume Waduk Gondang berpotensi mengairi 10,588 ribu hektar areal sawah di lima kecamatan, yakni Kecamatan Sugio, Sukodadi, Turi, Kembangbahu, dan Lamongan.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama BBWS akan segera memulai pengerukan sedimentasi yang ada di Waduk Gondang menggunakan metode dredging. Waduk Gondang memiliki peran penting terhadap irigasi pertanian, yang mana pertanian salah satu potensi unggulan di Kabupaten Lamongan,” kata Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi menjelaskan, pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang merupakan agenda pemeliharaan rutin oleh Pemkab Lamongan. Namun metode dredging baru pertama kali dilaksanakan pada pengerukan Agustus mendatang.

“Ini adalah pertama kalinya pengerukan di Waduk Gondang menggunakan metode dredging. Pemeliharaan akan terus dilakukan, sembari melihat keefektifan metode ini. Karena pengembalian volume awal Waduk Gondang tentu membutuhkan pemeliharaan beberapa kali,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Petani Pemakai Air (HIPPA) Daerah Irigasi (D.I.) Waduk Gondang Ramijo menyambut baik pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang. 

Karena pemaksimalan irigasi pertanian dari Waduk Gondang sangat memberikan manfaat keberhasilan Musim Tanam (MT) I hingga MT III bagi petani sekitar.

“Dengan adanya pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang, volume air akan bertambah. Sehingga kebutuhan air untuk pertanian akan tercukupi. Karena jika air di Waduk Gondang tidak cukup, maka petani harus mengambil air dari Bengawan Jero dan tentu membutuhkan biaya operasional tinggi,” kata Ramijo. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Irqam
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *