October 16, 2026

Mayoritas IUP Pertambangan di Blora Didominasi Pasir Kuarsa dan Tanah Urug

0



Team Work
– 22 July 2026 | 16:07 – Dibaca 12 kali

News
Mayoritas IUP Pertambangan di Blora Didominasi Pasir Kuarsa dan Tanah Urug

Aktivitas pertambangan berizin di Kabupaten Blora didominasi komoditas pasir kuarsa dan tanah urug, disusul batu gamping serta batuan. (Foto: Dok. Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BLORA – Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Selatan menyebut aktivitas pertambangan berizin di Kabupaten Blora didominasi komoditas pasir kuarsa dan tanah urug, disusul batu gamping serta batuan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan Hadi Susanto mengatakan hingga saat ini terdapat 13 izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Blora.

Sebanyak 12 perusahaan telah memasuki tahap operasi produksi, sedangkan satu perusahaan masih berada pada tahap eksplorasi.

Menurut dia, aktivitas pertambangan tersebut tersebar di enam kecamatan, yakni Blora, Bogorejo, Todanan, Jepon, Jati, dan Kunduran.

“Berdasarkan data ESDM, Kecamatan Blora, Bogorejo, dan Todanan menjadi wilayah dengan konsentrasi usaha pertambangan berizin terbanyak di Kabupaten Blora,” kata Hadi, Rabu (22/7/2026).

Ia menjelaskan IUP eksplorasi diberikan untuk tahapan penyelidikan umum, eksplorasi, dan studi kelayakan.

Sementara IUP operasi produksi mencakup kegiatan konstruksi, penambangan, pengolahan atau pemurnian, serta pengangkutan dan penjualan.

Berdasarkan data Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan, total luas wilayah IUP di Kabupaten Blora mencapai sekitar 299,86 hektare, dengan luas masing-masing izin berkisar antara 2,30 hektare hingga 85,79 hektare.

Wilayah IUP terluas dimiliki PT Berkah Gunung Mulya di Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora seluas 85,79 hektare. Disusul CV Aneka Tambang Interneta di Desa Gadu, Kecamatan Bogorejo seluas 54,67 hektare, serta PT Dwi Prabowo di Desa Jurangrejo dan Bogorejo, Kecamatan Bogorejo seluas 36,36 hektare.

“Data tersebut menunjukkan sektor pertambangan berizin di Kabupaten Blora masih terkonsentrasi pada komoditas bahan galian untuk kebutuhan konstruksi dan industri, dengan persebaran terbesar berada di wilayah Blora bagian tengah dan selatan,” pungkas Hadi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Team Work
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *