Krisis Air di Kedungadem, Dansatgas TMMD Cek Progres Sumur Bor Dusun Bekatul
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto saat meninjau progres pembangunan sumur bor di Dusun Bekatul, Desa Kesongo. (Foto: Aji/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BOJONEGORO – Ancaman kekeringan yang kerap membayangi produktivitas pertanian dan pasokan air bersih warga pedesaan di Bojonegoro mulai menemukan titik terang.
Melalui program kemanunggalan TNI dan rakyat, infrastruktur vital kini tengah dikebut untuk membebaskan masyarakat dari belenggu krisis musiman tersebut.
Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, meninjau langsung progres pembangunan sumur bor dan instalasi jaringan perpipaan di Dusun Bekatul, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Selasa (28/07/2026).
Proyek air bersih ini merupakan salah satu program fisik prioritas (Sasaran-5) dalam agenda TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026.
Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang, baik untuk konsumsi harian warga maupun menyokong sistem irigasi lahan pertanian di sekitarnya.
Di lokasi, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto turun langsung memeriksa setiap detail teknis pekerjaan. Mulai dari kekuatan struktur dasar bangunan, kapasitas bak penampungan, bentangan instalasi pipa distribusi di area persawahan, hingga kesiapan rumah pompa yang kini telah berdiri kokoh dengan kelir biru cerah khas TNI.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Desa Kesongo Kusnadi, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Surahmat, Danramil Kedungadem Kapten Inf Suwarto, Dan SSK Satgas Lettu Ckm Purnomo, serta para Komandan Peleton Satgas TMMD.
Di sela-sela pengecekan, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menegaskan bahwa pengawasan ketat ini dilakukan untuk menjamin proyek selesai tepat waktu dan memenuhi standar kualitas tinggi agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.
“Pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan ini adalah wujud nyata sinergi TNI dengan Pemerintah Daerah untuk langsung menyentuh kesulitan rakyat,” tegas Dansatgas.
“Kami ingin memastikan pasokan air bersih melimpah dan sektor pertanian di Desa Kesongo bisa terus produktif tanpa terhalang musim,” lanjutnya.
Ia juga menginstruksikan seluruh personel Satgas di lapangan untuk bekerja secara detail dan maksimal demi memberikan dampak kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Selama ini, wilayah Dusun Bekatul memang menjadi salah satu area yang kerap berjuang melawan keterbatasan air saat kemarau tiba. Tak heran, kehadiran fasilitas TMMD ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga dan pemerintah desa.
Dengan beroperasinya jaringan air ini dalam waktu dekat, indeks produksi pertanian para petani Dusun Bekatul diharapkan mampu melonjak tajam karena kepastian irigasi yang terjaga, sekaligus mengakhiri sejarah krisis air bersih di wilayah tersebut. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aji Susanto |
| Editor | : Alfiana Putri |
