October 16, 2026

Jemput Bola Pembuatan KIA, Wako Padang Targetkan 100 Persen di Akhir Tahun

0


Advertorial
Jemput Bola Pembuatan KIA, Wako Padang Targetkan 100 Persen di Akhir Tahun

Wali Kota Padang, Fadly Amran saat meluncurkan layanan jemput bola pembuatan KIA. (Foto: Prokopim Padang)

BERITA PLUS, PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi meluncurkan Layanan Jemput Bola Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Lapangan Olahraga SMPN 28 Padang, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026).

Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang terkait pelayanan penyediaan KIA.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Barat Besri Rahmad, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala SMPN 28 Padang Zumfiardi, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan layanan jemput bola ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat kelengkapan data identitas anak sekaligus mendukung terwujudnya visi Padang Smart City.

Menurutnya, digitalisasi tata kelola pemerintahan tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung basis data kependudukan yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

“Kita ingin pendidikan menjadi garda terdepan mewujudkan Smart City, sebagaimana yang sudah kita lakukan pada Program Unggulan Smart Surau. Tanpa dukungan data yang mumpuni, visi tersebut tidak akan tercapai,” tegas Fadly Amran.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan Disdukcapil bersama seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menuntaskan kepemilikan dokumen kependudukan secara menyeluruh.

“Kita sedang membangun konsep One Big Data. Saya harap seluruh pihak bekerja sama menyelesaikan kepemilikan Kartu Identitas Anak dan Identitas Kependudukan Digital di Kota Padang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan menjelaskan berdasarkan data per Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk Kota Padang tercatat 961.910 jiwa, dengan capaian perekaman KTP elektronik sudah mencapai 99,16 persen.

Namun untuk kepemilikan KIA, baru terealisasi 186.200 anak atau sekitar 70 persen dari total 266.000 anak yang wajib memiliki KIA.

“Masih ada sekitar 79.800 anak atau 30 persen yang belum memiliki KIA. Melalui gerakan jemput bola ini, kami menargetkan capaian KIA di Kota Padang mencapai 100 persen menjelang akhir tahun 2026,” jelas Ances.

Ia menambahkan KIA bukan sekadar kartu identitas resmi, melainkan kunci penting yang memudahkan akses anak terhadap berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga perlindungan hukum.

Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemko Padang meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program unggulan Padang Melayani. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Anggun Fitria
Editor : Satria Galih Saputra





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *