Petani di Karangreja Cilacap Terima Bantuan Irpom, Dorong Peningkatan Produktifitas Pertanian
Ketua Kelompok Tani Karya Mandiri Desa Karangreja, Ali Muhammad Karman saat berada di lokasi pembangunan Irpom di Dusun Karang Tengah Lor. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, CILACAP – Petani di Desa Karangreja, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah patut bersyukur menerima Program irigasi perpompaan (irpom) Kementerian Pertanian (Kementan).
Selain menjaga pasokan air tetap lancar guna mengantisipasi gagal panen, juga diharapkan dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian.
Ketua Kelompok Tani Karya Mandiri Desa Karangreja, Ali Muhammad Karman saat ditemui mengaku bahwa para petani di wilayahnya memang membutuhkan pasokan air.
Oleh sebab itu, Irpom ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar dan harapan baru bagi para petani setempat.
“Memang petani disini membutuhkan sekali air dan ditunggu-tunggu karena sering kali tidak dapat air dari Sungai Cilumuh, airnya tidak sampai kesini,” ujar Karman di lokasi bangunan Irpom, Kamis (30/7/2026).
“Dan alhamdulillah, dengan adanya Irpom ini, yang tadinya lahan persawahan tidak bisa ditanami padi, sekarang bisa,” lanjut dia.
Karman mengungkap, awal mula petani di wilayahnya mengajukan program Irpom ini melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cimanggu.
“Saya selaku Ketua Kelompok Tani hanya menjembatani usulan dari para petani, dan terealisasi di tahun ini. Harapannya dapat meningkatkan hasil panen nantinya,” katanya.
Untuk diketahui, pembangunan Irpom yang berlokasi di Dusun Karang Tengah Lor ini, didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 155.700.000.
“Irpom ini nanti digunakan untuk mengairi lahan persawahan di desa Karangreja dan sekitarnya seluas kurang lebih 20 hektare,” ungkap Karman.
“Kami mewakili petani mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas program ini di desa kami. Irpom ini sangat membantu petani disini,” imbuhnya.
Sementara pembangunan Irpom tersebut hingga saat ini masih berjalan dan terus dipercepat. “Progres pembangunannya sudah 85 persen, ini tinggal menjalanan mesinnya. Awal bulan pembangunan selesai,” pungkas Karman. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
