Tim Wasev Apresiasi Gotong Royong Warga, TMMD di Banjarnegara Ditarget Rampung Tepat Waktu
Tim Wasev TMMD Reguler ke-129 meninjau progres pembangunan jalan rabat beton di Desa Gumelem Kulon, Banjarnegara, Minggu (9/8/2026). Progres pekerjaan telah menembus 90 persen dan ditargetkan rampung sebelum penutupan TMMD. (Foto: Iwan/Suara Indonesia)
BERITA PLUS BANJARNEGARA – Penantian panjang warga Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terwujud melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 737 meter yang telah lama diidamkan masyarakat setempat kini hampir rampung dengan progres mencapai lebih dari 90 persen.
Kemajuan tersebut mendapat apresiasi dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD Reguler ke-129 saat melakukan peninjauan di lokasi pada Minggu (9/8/2026).
Tim dipimpin Irut-4/Bin PKBN Itter Itum Itjenad, Kolonel Kav Budiman Ciptadi, menyatakan optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu.
“Dari hasil peninjauan yang saya lakukan, pelaksanaan sudah sesuai target dan sasaran. Bahkan ada pekerjaan yang progresnya sudah di atas 90 persen. Dengan sisa waktu yang ada, saya yakin semuanya bisa selesai tepat waktu,” kata Budiman.
Budiman menilai capaian tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang setiap hari bekerja bersama, bahkan hingga malam hari.
“Inilah yang menjadi kebanggaan. TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dengan pemerintah dan rakyat. Alhamdulillah masyarakat mau bergotong royong bersama TNI sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target,” ujarnya.
Kolonel Kav Budiman Ciptadi berpesan agar seluruh hasil pembangunan TMMD dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Saya berpesan agar hasil pembangunan TMMD ini dipelihara dengan baik supaya masa pakainya lebih lama dan manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat,” pintanya.
Sementara Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf. Nodelisman Hulu mengatakan Desa Gumelem Kulon dipilih sebagai lokasi TMMD berdasarkan usulan pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten karena kebutuhan mendesak akan akses jalan bagi masyarakat.
“Jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Sudah menjadi penantian selama puluhan tahun. Dengan adanya jalan ini, kami berharap dapat memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan mobilitas warga,” katanya.
Dandim memastikan seluruh sasaran fisik TMMD akan rampung 100 persen sebelum penutupan program pada 13 Agustus 2026. “Insya Allah seluruh pekerjaan selesai 100 persen sebelum penutupan,” tegasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
