Senyum Bangga, Dua Pasukan Paskibraka Sumberjambe Usai Kibarkan Berdera
Team Work
– 17 August 2026 | 17:08 – Dibaca 2 kali
Dimas Aditya Saputra dan Aisyah Nur Aliya, anggota Paskibraka siswa SMK Islam Al-Imam Cumedak, Sumberjambe, Jember (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, JEMBER – Dua anggota paskibraka asal Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur terlihat senyum bahagia.
Dia adalah Aisyah Nuraliya putri (13) putrI dari pasangan Ahmad dan Umi Kulsum dari Dusun Kemudungan Desa Sumberjambe.
Sementara Dimas Adtya P (14) putra dari pasangan Ali Afandi dan Anisah asal Dusun Pandian Desa Sumberpakem.
Keduanya adalah siswa aktif, yang saat ini duduk di bangku kelas XI sekolah SMK Islam Al-Imam Cumedak, Sumberjambe, Jember.
Keduanya, sukses mengawal pengibaran dan menurunkan sang saka merah putih ke tiang bendera pada peringatan HUT RI ke-81.
Bertempat di lapangan Gunungmalang, acara itu suskes dihadiri ratusan guru, aparatur sipil negara, dan siswa se- Kecamatan Sumberjambe, Senin (17/08/2026).
Bagi Aisyah, menjadi petugas Paskibraka adalah kehormatan dan kebanggaan tersendiri yang tidak terhingga yang tidak bisa digambarkan dengan kata.
Bagaimana tidak, sebelum tugas mulia itu dibebankan. Dirinya, bersama puluhan pasukan Paskibraka lainnya digembleng disiplin tingkat tinggi.
Aisyah masuk di barisan pasukan utama bersama delapan rekannya yang lain. Sementara Dimas sebagai pasukan pengiring.
“Alhamdulillah banyak pengalaman dan ilmu baru. Sangat bangga dibimbing para mentir dari TNI dan Satpol PP Sumberjambe. Bangga dan sangat senang” ulasnya.
Apa yang dilakukannya hari ini, adalah semangatnya yang terbaik yang ingin dia persembahkan untuk guru dan kedua orangtuanya.
“Pak Yatim yang luar biasa sabar, semua dewan guru SMK Islam Al-Imam serta kedua orang tua saya. Karena mereka saya bisa,” ucapnya dengan nada menyentuh.
Sementara Dimas Aditya Putra bernada sama. Katanya, menjadi petugas Paskibraka itu ternyata luar biasa.
“Mulai dari tahap seleksi, pembinaan, latihan hingga peringatan detik-detik pengibaran menegangkan. Tetapi sangat menyenangkan,” katanya.
Dirinya menaruh harapan, tahun depan dirinya bisa terpilih kembali mengharumkan nama sekolahnya menjadi bagian penting dari pasukan suci itu.
“Semoga kami terpilih kembali. Pengalaman yang luar biasa dan tidak semua siswa berani dan bisa. Terimakasih bapak ibu guru,” tutupnya.
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Team Work |
| Editor | : Alfiana Putri |
