October 16, 2026

Nekat Kelabui Petugas Lapas, Wanita di Banyuwangi Sembunyikan Narkoba di Area Kemaluan

0


News
Nekat Kelabui Petugas Lapas, Wanita di Banyuwangi Sembunyikan Narkoba di Area Kemaluan

Tangkapan CCTV terduga pelaku sebelum memasuki Lapas Banyuwangi. (Foto: Dok. Lapas Banyuwangi).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Upaya seorang perempuan berinisial PW (30) membawa narkotika ke dalam Lapas Kelas IIA Banyuwangi berakhir gagal. Barang terlarang itu disembunyikan di area sensitif tubuhnya.

PW yang merupakan warga Sobo, Banyuwangi ini datang ke Lapas Banyuwangi pada Kamis (20/8/2026) untuk menemui suaminya, DI, yang sedang menjalani masa pembinaan sebagai warga binaan.

Namun, pemeriksaan yang dilakukan petugas perempuan menemukan adanya sesuatu yang mencurigakan ketika PW menjalani penggeledahan badan sebelum masuk ke area kunjungan.

Kecurigaan petugas semakin kuat setelah merasakan adanya benda asing dan tali yang berada di area sensitif tubuh pengunjung tersebut.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, mengatakan petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan benda yang dibawa PW.

“Petugas menemukan keberadaan tali yang mengganjal saat meraba area sensitif PW. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tali tersebut ternyata terhubung dengan benda asing yang dimasukkan ke dalam organ vitalnya,” ujar Solichin.

Dari pemeriksaan awal, PW mengaku membawa barang tersebut karena diminta oleh suaminya. Petugas kemudian memanggil DI untuk menjalani pemeriksaan bersama istrinya.

Bungkusan yang ditemukan petugas selanjutnya dibuka di hadapan PW dan DI. Dari dalam plastik tersebut terdapat sembilan klip dengan isi yang berbeda.

Lima klip berisi serbuk kristal putih yang diduga merupakan narkotika jenis sabu. Sementara empat klip lainnya berisi obat-obatan yang diduga ilegal.

“Di dalam platik itu kami temukan ada 9 klip, 5 klip kami duga dan kami curigai merupakan narkotika jenis sabu, sedangkan 4 klip lainnya berupa obat obatan ilegal,” ungkap Solichin.

Hasil pemeriksaan tersebut membuat PW dan DI tak lagi dapat mengelak. Keduanya mengakui adanya rencana untuk memasukkan barang terlarang tersebut ke dalam lapas.

Lapas Banyuwangi kemudian berkoordinasi dengan Satreskoba Polresta Banyuwangi untuk menindaklanjuti temuan tersebut. PW dan barang bukti diserahkan kepada kepolisian untuk proses hukum.

Sementara DI ditempatkan sementara di sel khusus atau strafcell. Langkah tersebut dilakukan sembari petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya.

Solichin menegaskan, jajarannya akan terus memperketat pengawasan terhadap setiap orang dan barang yang masuk ke lingkungan lapas. Upaya pemberantasan narkoba, kata dia, tidak akan berhenti.

“Kami tegas melakukan perang terhadap peredaran gelap narkoba, untuk itu kepada siapapun yang terlibat akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib,” ucap dia. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *