Seleksi Atlet Dimulai, PBVSI Sumenep Bidik Medali di POPDA Jatim 2026
Seleksi voli indoor untuk persiapan Popda Jatim 2026 di Ngawi. (Foto: Wildan/suaraindonesia.co.id)
BERITA PLUS, SUMENEP – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep, mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026.
Sebanyak 80 atlet mengikuti seleksi awal, yang digelar untuk menjaring pemain terbaik yang akan membawa nama Sumenep pada ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Timur tersebut.
Diketahui, POPDA Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung November mendatang. Cabang bola voli indoor akan dipertandingkan di Ngawi, sedangkan bola voli pantai digelar di Surabaya.
Dari total peserta seleksi, sebanyak 65 atlet mengikuti seleksi bola voli indoor. Sementara 15 peserta lainnya disiapkan untuk mengikuti seleksi bola voli pantai.
Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengkab PBVSI Sumenep mengatakan, komposisi tim yang dipersiapkan untuk POPDA telah disesuaikan dengan nomor pertandingan. Untuk bola voli indoor putra, Sumenep nantinya akan menurunkan satu tim dengan 12 pemain.
Sedangkan untuk bola voli pantai, PBVSI Sumenep menargetkan mengirim dua tim putra dan dua tim putri dengan format pertandingan 2×2.
Seleksi tersebut menjadi bagian awal dari proses pembentukan tim. Setelah seleksi pertama, akan dilakukan seleksi tahap kedua untuk kembali mengerucutkan jumlah atlet, khususnya pada nomor bola voli indoor. Dari 65 peserta, nantinya ditargetkan tersisa sekitar 20 pemain yang akan masuk tahap persiapan lebih lanjut menuju POPDA.
PBVSI Sumenep tidak sekadar mengejar keikutsertaan dalam ajang tersebut. Prestasi berupa medali menjadi sasaran utama yang ingin diwujudkan para atlet.
“Target pastinya medali, karena ini membawa nama baik Sumenep dan PBVSI Sumenep,” ujarnya, Minggu (23/08/2026).
Menurutnya, aspek prestasi menjadi perhatian utama dalam proses pembinaan. Namun, kesiapan mental dan kemampuan menjaga sportivitas juga menjadi bagian penting yang terus ditekankan kepada para atlet sejak tahap seleksi.
Selain seleksi dan pemusatan persiapan, PBVSI Sumenep juga terus menjalankan pembinaan secara rutin. Program tersebut dilakukan setiap pekan dengan menyasar berbagai kelompok usia, mulai U-15, U-17 hingga U-19.
Pembinaan berkelanjutan itu dinilai penting untuk menjaga kesinambungan regenerasi atlet bola voli Sumenep. Dukungan dari berbagai pihak juga disebut menjadi salah satu faktor yang membuat proses pembinaan terus berjalan.
PBVSI Sumenep berharap POPDA Jawa Timur 2026 tidak berhenti sebagai target jangka pendek. Ajang tersebut diharapkan menjadi panggung awal bagi para atlet muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang meraih prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
“Jadi popda ini adalah jalan awal untuk prestasi-prestasi mereka yang lain nantinya,” tandasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Alfiana Putri |
