October 17, 2026

Madura Night Vaganza 2026 Jadi Upaya Pemkab Sumenep Dorong Produk Lokal Naik Kelas 

0


Ekbis
Madura Night Vaganza 2026 Jadi Upaya Pemkab Sumenep Dorong Produk Lokal Naik Kelas 

Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra, saat mengunjungi salah satu stan di Madura Night Vaganza 2026. (Foto: Prokopim Sumenep)

BERITA PLUS, SUMENEP – Madura Night Vaganza (MNV) 2026 tidak hanya menghadirkan rangkaian hiburan dan pertunjukan budaya. Agenda yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu, juga diproyeksikan menjadi ruang bagi pelaku ekonomi lokal untuk memperkenalkan produk dan potensi daerah kepada masyarakat, Rabu (26/08/2026) malam.

Melalui pameran pembangunan yang melibatkan perangkat daerah, BUMN, BUMD, serta sejumlah instansi lainnya, masyarakat diajak melihat lebih dekat berbagai program pemerintah sekaligus potensi yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena dapat mempertemukan informasi pembangunan dengan potensi ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, pameran menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai program pemerintah, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana potensi dan hasil produksi masyarakat terus dikembangkan.

“Meskipun dalam visualisasi pameran tidak cukup untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan perangkat daerah, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya secara menyeluruh, tetapi kegiatannya menunjukkan hasil pembangunan selama ini,” kata Agus saat pembukaan MNV di GOR A. Yani.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan MNV sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai hasil kerajinan, produksi, dan potensi lokal kepada masyarakat yang hadir. Dengan demikian, aktivitas yang berlangsung di dalamnya diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi.

MNV merupakan bagian dari rangkaian Madura Culture Festival yang dikemas melalui berbagai agenda. Selain pameran pembangunan, kegiatan tersebut juga menghadirkan Festival Tembakau Madura, Festival Hadrah, Festival Desa Wisata, Musik Tong-tong, pentas seni dan budaya, hingga Fun Run.

Agus menegaskan, keberadaan stan pameran juga harus mampu memberikan informasi yang jelas mengenai program dan hasil pembangunan kepada masyarakat. Dengan informasi tersebut, publik dapat mengetahui sejauh mana program pemerintah memberikan manfaat di berbagai sektor.

“Karena itu, perangkat daerah dalam pameran harus mampu memberikan informasi yang menunjukkan bahwa pembangunan daerah terus bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

MNV 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026. Selain menjadi ruang promosi potensi daerah, agenda tersebut diharapkan mampu memperkuat interaksi pemerintah dengan masyarakat.

Agus berharap momentum tersebut dapat membangun semangat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak untuk terus mendorong perkembangan Kabupaten Sumenep.

“Kami ingin melalui Madura Night Vaganza menjadi spirit lebih merekatkan semangat bekerja sekaligus meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat, guna memajukan Kabupaten Sumenep lebih baik,” tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *