October 16, 2026

Gandeng Gus Iqdam di HUT ke-28, Ketum PAN Zulhas Kelakar Sebut ‘Partai Anak Nahdliyin’

0


News
Gandeng Gus Iqdam di HUT ke-28, Ketum PAN Zulhas Kelakar Sebut 'Partai Anak Nahdliyin'

Kegiatan Panggung Religi PAN di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS , MALANG – Memperingati hari ulang tahun yang ke-28, Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar acara Panggung Religi yang berlangsung meriah di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (29/8/2026).

Acara keagamaan ini dihadiri oleh ribuan jemaah dan kader yang memadati area stadion sejak sore hari. Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui pemutaran video dokumenter kunjungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN ke sejumlah pondok pesantren besar di Jawa Timur, seperti Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Sidogiri Pasuruan, dan Situbondo.

Kunjungan bertajuk “Merawat Pesantren Penjaga NKRI” tersebut menegaskan komitmen takzim PAN terhadap peran kiai dan santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

Dalam momen tersebut, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, memperkenalkan PAN kepada jemaah dengan kelakar hangat bahwa PAN saat ini bisa disebut sebagai “Partai Anak Nahdliyin”.

Tak lupa pria yang juga menjabat Menko Pangan ini, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat atas kepercayaan yang diberikan selama 28 tahun perjalanan partai.

Menurutnya, dua puluh delapan tahun adalah waktu yang tidak sebentar, di mana ada program-program PAN yang telah berhasil dan ada juga yang belum berhasil.

Zulkifli menegaskan bahwa program yang berhasil patut disyukuri, sedangkan yang belum berhasil akan terus dievaluasi agar ke depan PAN diberi kemudahan untuk terus menjalankan program-program kerakyatan.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Malang, Makhrus Sholeh, menjelaskan bahwa pemilihan konsep panggung religi ini didasari oleh karakter masyarakat Malang yang dikenal sangat agamis.

Rasa syukur ini diwujudkan dalam bentuk mengaji dan berdoa bersama ulama muda, Gus Iqdam, demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan Indonesia. 

Melalui momentum ini, PAN berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan tiga pesan utama yang disampaikan oleh Gus Iqdam dalam tausiyahnya.

Pesan tersebut adalah keharusan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas, kewajiban membahagiakan orang lain agar tidak menyusahkan sesama, serta anjuran untuk saling memuji secara baik dan tidak menghinakan orang lain, terutama di tengah maraknya fenomena negatif di media sosial saat ini.

Sebagai bentuk nyata dari semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan, PAN juga memperkenalkan program pelayanan masyarakat bertajuk Lapor PAN.

Melalui kanal digital ini, masyarakat yang menghadapi kesulitan hidup dapat langsung mengadukan masalahnya untuk mendapatkan bantuan cepat. Makhrus mencontohkan aksi nyata yang baru saja dilakukan, yaitu pemberian bantuan kepada anak disabilitas dari keluarga pekerja serabutan yang melapor melalui kanal tersebut.

PAN menegaskan komitmennya untuk terus fokus berdoa, berbagi, dan memberikan manfaat nyata demi keselamatan bersama.(*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *