October 16, 2026

Hangatkan Dinginnya Dieng, Lontong Tetel Laris Manis di DCF 2026

0


Wisata
Hangatkan Dinginnya Dieng, Lontong Tetel Laris Manis di DCF 2026

Puluhan wisatawan rela mengantre untuk menikmati lontong tetel di tengah dinginnya kawasan Dieng Culture Festival (DCF) 2026. (Foto: Iwan/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BANJARNEGARA – Lontong tetel menjadi salah satu kuliner yang menarik perhatian pengunjung Dieng Culture Festival (DCF) 2026. Untuk pertama kalinya, kuliner tersebut hadir sebagai official culinary partner DCF dan langsung mendapat sambutan antusias dari wisatawan.

Sejak booth dibuka pada hari pertama DCF, pengunjung terlihat rela mengantre untuk menikmati lontong tetel. Antrean bahkan terus berdatangan hingga siang hari.

Pengelola lontong tetel, Titis Anggra, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 3.000 porsi khusus untuk hari pertama pelaksanaan DCF.

“Untuk hari ini pertama kali kita buka booth di Dieng Culture Festival dan baru pertama kalinya kita official culinary partner of Dieng Culture Festival. Cukup ramai dan antusias masyarakatnya cukup senang buat kami,” ujar Titis, Jumat (28/8/2026) sore.

Dari sekitar 3.000 porsi yang disiapkan, sekitar 1.500 porsi telah terjual sejak pagi hingga siang hari. Padahal, waktu penjualan masih akan berlangsung hingga malam.

“Dari pagi sampai sekarang itu sudah 1.500-an, ini baru setengah perjalanan, belum nanti malam,” katanya.

Lontong tetel yang ditawarkan memiliki ciri khas berupa perpaduan lontong dengan daging tetelan yang disiram kuah santan. Pengunjung dapat memilih kuah pedas maupun tidak pedas.

Tak hanya itu, tersedia tiga pilihan tetelan, yakni ayam, sapi, dan kambing. Untuk menu yang paling banyak diminati, tetelan sapi dan kambing dengan kuah pedas menjadi pilihan favorit pengunjung.

“Bestsellernya biasanya sapi sama kambing yang kuahnya kemelecer. Kuah pedas dan panas dipadukan dengan tetelan sapi sama tetelan kambing itu mantap,” ungkap Titis.

Dengan harga mulai Rp 20 ribu hingga sekitar Rp 32 ribu, lontong tetel dinilai cukup terjangkau untuk dinikmati wisatawan di tengah dinginnya udara Dieng.

Antusiasme tersebut salah satunya dirasakan Trisha Fdiawati, wisatawan asal Jakarta yang datang ke Dieng bersama temannya. Ini menjadi pengalaman pertamanya mencicipi lontong tetel.

“Enak banget, rasanya gurih. Ini pengalaman pertama kali saya mencoba lontong tetel,” kata Trisha.

Menurutnya, lontong tetel cocok disantap dalam suasana dingin seperti di Dieng. Meski harus mengantre, ia mengaku tidak keberatan karena antrean berlangsung cukup cepat.

“Dingin banget dan ramai banget di sini. Tadi memang sempat antre, tapi nggak lama, cepat. Harganya juga worth it, sesuai dengan rasanya,” ujarnya.

Selain hadir di DCF, lontong tetel juga dapat dinikmati wisatawan di outlet mereka di Jalan Sabuk Alu Nomor 39, Wonosobo Timur. Mulai September mendatang, lontong tetel juga akan hadir di kawasan Dieng, sekitar 400 meter dari titik nol Dieng. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *