Puluhan Siswa Sekolah Rakyat Sinjai Dirawat Berjamaah di PKM Balangnipa
Irman
– 29 August 2026 | 11:08 – Dibaca 55 kali
Tampak dari depan gedung sekolah rakyat terintegrasi Kabupaten Sinjai. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, SINJAI – Kondisi kesehatan sejumlah siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Sinjai menjadi sorotan. Dalam rentang waktu sejak 19 Agustus hingga Sabtu (29/8/2026), tercatat sebanyak 18 siswa SRT telah mendapatkan perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.
Kepala PKM Balangnipa, Mustamin, membenarkan adanya sejumlah siswa SRT yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan tersebut.
“Sejak tanggal 19 Agustus, ada 18 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Sinjai yang dirawat, bahkan sampai hari ini masih ada beberapa yang dirawat,” kata Mustamin saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Mustamin, kondisi kesehatan yang dialami para siswa beragam. Namun, kekhawatirannya belum memuaskan diagnosis masing-masing pasien.
“Diagnosanya beragam, namun belum bisa saya rincikan. Nanti saya kabari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Sinjai, Rahmat S, juga membenarkan keberadaan siswa yang sedang mendapatkan perawatan di PKM Balangnipa.
Rahmat menyebut, saat ini terdapat delapan siswa yang masih menjalani perawatan. Keluhan yang dialami antara lain, demam, sakit ulu hati, batuk, hingga sesak napas.
Ia membantah informasi yang menyebut para siswa tersebut mengalami keracunan. “Saat ini ada delapan orang yang sedang dirawat di PKM,” kata Rahmat saat dikonfirmasi melalui seluler.
“Ada yang demam, sakit ulu hati, batuk, serta ada satu orang yang sesak. Sesak ini memang penyakit bawaan. Jadi, salah info kalau ada yang bilang siswa SR keracunan,” lanjutnya.
Terpisah, Pegiat sosial Sinjai, Musadaq, meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi tersebut, termasuk memastikan faktor yang menyebabkan sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan.
Menurutnya, aspek kesehatan dan keselamatan siswa harus menjadi perhatian utama, terlebih kondisi pembangunan gedung SRT Sinjai disebut belum sepenuhnya rampung.
“Tentu kami berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan lebih lanjut untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa sekaligus menjamin saling keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar di SRT Sinjai,” jelasnya.
Musadaq juga menyoroti kondisi pembangunan gedung SRT Sinjai yang disebut belum rampung sepenuhnya meskipun kegiatan belajar mengajar telah berlangsung.
“Kita tahu, SRT yang terletak di lingkungan kantor Bupati itu belum rampung 100 persen dan sudah lewat kontrak kerjanya,” ujarnya.
Pihak terkait diharapkan dapat memberikan informasi yang transparan agar tidak menimbulkan ekonomi di tengah, masyarakat sekaligus memastikan proses belajar mengajar berlangsung dalam kondisi aman dan layak bagi seluruh siswa.
Hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah SRT Sinjai, belum memberikan penjelasan resmi mengenai apakah rangkaian gangguan kesehatan yang dialami para siswa tersebut memiliki keterkaitan dengan kondisi lingkungan maupun fasilitas tempat belajar. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Irman |
| Editor | : Alfiana Putri |
