October 16, 2026

Kirab Budaya HUT RI ke-81, TK Bina Anaprasa Terjunkan 80 Siswa

0



Team Work
– 01 September 2026 | 12:09 – Dibaca 1.17k kali

Pelayanan Publik
Kirab Budaya HUT RI ke-81, TK Bina Anaprasa Terjunkan 80 Siswa

Guru dan siswa TK Bina Anaprasa Cumedak, Sumberjambe, Jember Jawa Timur saat mengikuti kirab budaya Pandhalungan (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, JEMBER – Sebanyak 80 siswa TK Bina Anaprasa Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur ikut ambil bagian dalam kirab budaya padhalungan di lapangan Gunungmalang, Selasa (01/09/2026) siang.

Sekaligus menyemarakkan HUT-RI ke-81 mengambil tema “Jember baru Jember maju, budaya pandhalungan budaya Nusantara, dilanjutkan dengan kirab dan tari-tarian acara itu meriah dan sukses terlaksana.

Sebanyak 1800 siswa yang berasal dari anak usia dini dibawah naungan HIMPAUDI dan tergabung dalam IGTK se-kecamatan Sumberjambe kompak menggunakan busana ala Madura Marlena dan Sakera.

Kegiatan itu diharapkan, bisa menjadi stimulan dan edukasi kepada anak didik bangsa agar memiliki kepekaan, untuk bangga dan mencintai budaya sejak dini.

“Alhamdulillah acara lancar sesuai harapan. Anak-anak kami bisa gembira dan bisa melajar mencintai dan mengenal budayanya,” terang Ika Puji Astutik.

Sebagaimana kepala sekolah, Ika menilai, bahwa momentum semacam ini harus terus diadakan setiap tahunnya kalau perlu lebih meriah lagi.

“Jangan sampai, calon generasi bangsa lebih kenal budaya luar, sementara budaya sendiri tidak kenal dengan budayanya sendiri, ini tidak boleh terjadi,” ungkap perempuan lulusan kampus Unipar Jember itu.

Sebagai bendahara dari panitia kegiatan sehari itu, Ika mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut menyukseskan acara itu.

“Kritik dan saran sangat kami harapkan. Tujuannya, agar ke depan lebih baik lagi, lebih semarak dan lebih besar lagi amin,” harapnya.

Sementara Pengawas PAUD se- Kecamatan Sumberjambe Yeni Herawati, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara itu.

Menurut dia, acara semacam itu sangat positif terutama bagaimana mengenalkan budaya asli Indonesia sejak dini kepada tunas bangsa.

“Tema Budaya Pandhalungan ini supaya paham dan tahu bahwa di Jember ini ada budaya pandhalungan,” papar Yeni menjawab pertanyaan wartawan.

Yeni mengakui, sampai saat ini pengenalan terhadap budaya tradisional sangat minim sekali.

“Sehingga dengan kegiatan semacam ini, wali murid, guru dan siswanya sendiri bisa berkolabirasi supaya mereka tahu akan budayanya,” sebutnya.

Acara itu, juga dihadiri oleh Muspika dan Camat Sumberjambe Umar Farouq yang baru saja di lantik, beserta istri dengan budaya ala Maduranya.

Selain itu, acara tersebut juga diikuti oleh 4 komunitas belajar guru yaitu, Ganesha, Arunika, Lentera, Pelita.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Team Work
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *