Plt Kadis Pendidikan Kampar Ngaku Tak Tahu Ada Sekolah Rusak di Sungai Agung
Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar Helmi. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, KAMPAR – Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, mengaku tidak mengetahui kondisi SD Kelas Jarak Jauh UPT 007 Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, yang kini mengalami kerusakan.
“Belum, saya kan baru. Saya pribadi tidak tahu bahwa itu ada. Mungkin sudah ada juga yang sebelumnya, sudah tahu juga mungkin, bahkan orang lama-lama,” kata Helmi saat dikonfirmasi Suara Indonesia, Rabu (16/9/2026).
Helmi mengatakan dirinya baru menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Kampar. Padahal sebelumnya dia menjabat sebagai kepala bidang pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar.
Pengakuan tersebut disampaikan ketika Helmi ditanya mengenai kondisi bangunan sekolah yang terlihat memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan berbahan kayu tampak berlubang dan rusak.
Meski sebelumnya mengaku tidak mengetahui kondisi sekolah tersebut, Helmi mengatakan telah turun langsung ke lokasi. “Iya. Sudah,” ujarnya singkat.
Menurut Helmi, sekolah tersebut merupakan sekolah swadaya. Dia juga menyebut kondisi sekolah induknya lebih baik. “Sekolah kelas lokal jauh, induknya kan bagus,” tuturnya.
Helmi mengatakan telah mendatangi sekolah tersebut bersama konsultan. Dia menyebut upaya perbaikan akan dilakukan setelah peninjauan lokasi.
“Insya Allah tadi sudah turun ke lokasi bersama konsultan,” tukasnya.
Bangunan SD Kelas Jarak Jauh UPT 007 Sungai Agung sempat viral setelah video yang memperlihatkan kondisi sekolah tersebut beredar.
Dalam video itu, sejumlah bagian bangunan berbahan kayu terlihat berlubang dan mengalami kerusakan. Ruang belajar juga tampak sederhana dengan fasilitas terbatas. Guru SD Kelas Jarak Jauh UPT 007 Sungai Agung, Romawati, mengatakan sekolah tersebut berdiri sejak 19 Juli 2004.
Sekolah itu menjadi tempat belajar bagi anak-anak di Sungai Agung. Menurut Romawati, keterbatasan fasilitas tidak menghalangi sekolah tersebut melahirkan sejumlah alumni yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Alhamdulillah sudah banyak keluaran dari sekolah kita yang baik, dari sarjana hukum, sarjana komputer, kebidanan, dan masih banyak lagi alumni yang sudah berhasil,” kata Romawati dalam video tersebut. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Yudha Pratama |
| Editor | : Alfiana Putri |
