Kembangkan Kreativitas, SMP Pius Cilacap Gelar Karya Ecoprint di Hari Batik Nasional
Siswa SMP Pius Cilacap tampak antusias mengikuti kegiatan membuat ecoprint di sekolah. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, CILACAP –Peringatan Hari Batik Nasional 2026 dimaknai SMP Pius Cilacap dengan cara berbeda. Para siswa dalam kesempatannya diajak berkreatif untuk membuat ecoprint.
Melalui teknik mencetak motif alami menggunakan daun dan bunga lokal ini, mereka diajak untuk tidak hanya mengenal estetika alami, namun juga meresapi filosofi kedekatan manusia dengan alam.
Adapun kegiatan digelar Jumat (2/10/2026) di aula SMP Pius Cilacap, dengan menghadirkan narasumber pelatihan dari Natawijaya Batik, Adipala.
Setiap kelas mendapat 2 atau 3 kain katun berukuran 1,5 meter x 1,5 meter yang nanti hasilnya dapat dibuat taplak meja dikelasnya masing-masing.
Thomas Sutasman selaku Urusan kesiswaan, mengatakan bahwa pembuatan ecoprint untuk melatih kreatifitas siswa dengan menggunakan bahan-bahan disekitarnya.
“Kegiatan ini untuk menanamkan kebanggaan terhadap kekayaan tekstil tradisional dengan cara yang relevan dengan jiwa muda dan kepedulian lingkungan,” ujar Thomas.
Sementara ecoprint dilaksanakan untuk mengembangkan kreativitas dan motorik halus siswa Dengan komposisi warna, penataan bentuk daun, serta ketelitian teknik memukul.
Ia menambahkan, dengan selembar kain kain bermotif dedaunan alami ini, menyadarkan para siswa akan pentingnya menjaga kelestarian alam sekitar.
Selain itu, mendorong para siswa agar menghargai potensi tumbuhan lokal yang ada di lingkungan sekolah maupun rumah.
“Keterampilan membuat ecoprint berpotensi bernilai jual tinggi, sehingga kelak dapat dikembangkan menjadi produk wirausaha mandiri oleh siswa,” ungkap Thomas.
“Apalagi dengan proses pengerjaan secara berkelompok dapat mempererat kerja sama, komunikasi, dan kebersamaan antar-siswa di SMP Pius Cilacap,” tambahnya.
Sementara Ketua OSIS SMP Pius Cilacap, Cinta Christy Hitipeuw mengaku para siswa tampak senang dan antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembuatan ecoprint ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk melatih ketrampilan mereka dan merupakan satu program Pengurus OSIS di SMP Pius Cilacap.
“Pembuatan ecoprint adalah salah satu program Pengurus OSIS. Hasil kain ecoprint terbaik, nantinya akan ditampilkan dalam pameran seni sekolah,” ujar Cinta.
“Dan masing-masing kelas nanti jadi punya taplak meja kreatifitas kelas sendiri, yang menarik tentunya,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
