October 16, 2026

Musker III PCNU Kabupaten Malang: Momentum Strategis Perkuat Kemandirian

0


News
Musker III PCNU Kabupaten Malang: Momentum Strategis Perkuat Kemandirian

Bupati Malang bersama Ketua PCNU Kabupaten Malang secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pembangunan daerah. (Foto: Yodha/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, MALANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang resmi menyelenggarakan Musyawarah Kerja (Musker) III dan Rapat Pleno PCNU Kabupaten Malang Tahun 2026 di Pondok Pesantren Al Munawariyah, Sudimoro Bululawang, Minggu (4/10/2026).

Forum strategis ini dibuka secara simbolis oleh Bupati Malang, M. Sanusi, dan menjadi ruang konsolidasi internal untuk mengevaluasi tata kelola organisasi, membahas program kerja, serta merumuskan rekomendasi penting bagi pengembangan khidmah NU di Kabupaten Malang.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili, menjelaskan bahwa agenda utama Musker III ini difokuskan untuk membuat draft usulan atau rekomendasi organisasi. 

“Seluruh hasil rumusan dan keputusan yang lahir dalam forum ini nantinya akan dibawa dan dibahas lebih mendalam pada forum tertinggi dalam konferensi cabang mendatang,” ujar KH. Hamim.

Melalui Musker III dan Rapat Pleno ini, PCNU Kabupaten Malang berkomitmen memperkuat konsolidasi internal serta menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan riil warga Nahdliyin.

“Momentum ini juga menjadi penegasan komitmen bagi seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi, memperkuat sinergi antar lembaga, dan meningkatkan kontribusi nyata demi kemaslahatan umat serta kemajuan masyarakat di Kabupaten Malang”, ungkap KH.Hamim Kholili.

Sinergi antara ulama dan pemerintah menjadi salah satu kunci penting dalam menghadirkan pembangunan daerah yang berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat.

Di hadapan ratusan ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintahan yang memadati lokasi acara, Bupati Sanusi menekankan bahwa keberadaan Nahdlatul Ulama harus dirasakan langsung dampaknya oleh umat melalui aksi-aksi yang konkret.

“Saya berharap bersama pemerintah, ulama bisa berkolaborasi untuk kepentingan umat. Karena umat menunggu NU untuk berbuat, tidak hanya bahtsul masail, tetapi berbuat nyata di masyarakat,” tegas Bupati Malang H.M. Sanusi saat memberikan sambutan pembukaan.

Menurut Bupati Sanusi, semangat pengabdian tersebut sangat sejalan dengan prinsip luhur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu khairunnas anfauhum linnas, yang bermakna bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling memberikan manfaat bagi sesamanya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh hanya diukur dari kemajuan infrastruktur fisik semata, melainkan harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai spiritual masyarakat.

“Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik. Pembangunan juga harus diiringi dengan pembangunan moral, akhlak, keimanan dan ketakwaan masyarakat,” tambah H.M. Sanusi.

Acara pembukaan yang khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh lintas sektor, mulai dari pengurus PWNU Jawa Timur, Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwariyah, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Malang, hingga jajaran unsur Forkopimda seperti Kapolres Malang, perwakilan Dandim 0818, dan perwakilan Ketua Pengadilan Negeri.

Selain itu, hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Malang, jajaran Muspika Bululawang, pimpinan Badan Otonom NU seperti Muslimat, Fatayat, dan GP Ansor, serta para alim ulama se-Kabupaten Malang.

Sebagai penutup rangkaian pembukaan, Bupati Malang bersama Ketua PCNU Kabupaten Malang secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pembangunan daerah.

Kolaborasi strategis ini difokuskan pada penguatan aspek kemandirian masyarakat, menyatukan berbagai potensi wilayah, serta mendorong pemberdayaan warga Kabupaten Malang agar semakin mandiri, produktif, dan memiliki daya saing yang tinggi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *