October 16, 2026

Ekskul Life Skill Fotografi SMP Pius Cilacap, Praktik Memotret Arsitektur Bangunan Bersejarah

0


Pendidikan
Ekskul Life Skill Fotografi SMP Pius Cilacap, Praktik Memotret Arsitektur Bangunan Bersejarah

Sejumlah siswa SMP Pius saat memotret arsitektur bangunan bersejarah Gedung Administrasi Asisten Residen di area Titik Nol Cilacap. (Foto: dok. Istimewa)

BERITA PLUS, CILACAP –Bangunan bersejarah di Titik Nol hingga Stasiun Cilacap menjadi sasaran bidikan peserta ekstrakurikuler Life Skill Fotografi SMP Pius Cilacap. 

Para siswa melaksanakan agenda di luar kelas yang sarat makna dengan menggandeng narasumber dari Komunitas Tjilatjap History.

Dalam kegiatan Rabu (7/10/2026) kemarin, peserta diajak untuk tidak sekadar membidik lensa, namun juga menyelami napas sejarah dari bangunan berarsitektur khas pada masanya.

Adapun kegiatan yang diikuti oleh 21 anggota ekstrakurikuler ini, memadukan dua disiplin sekaligus yakni teknik fotografi arsitektur dan edukasi sejarah lokal. 

Mereka tampak antusias menyusuri sudut-sudut bangunan bersejarah, mengamati detail fasad, pilar, hingga jendela klasik, sebelum akhirnya mengabadikannya melalui kamera ponsel maupun kamera DSLR.

Pembina Ekstrakurikuler Life Skill Fotografi, Heidy Indraswari Prasetyo mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengasah dan melatih peserta memahami teknik dasar hingga lanjutan dalam fotografi arsitektur.

Dijelaskan oleh Heidy teknik dasar hingga lanjutan dalam fotografi arsitektur ini meliputi pengaturan sudut pengambilan gambar, komposisi garis, pencahayaan alami, serta penguasaan skala bangunan.

“Selain itu, kami ingin memberikan pemahaman mendalam mengenai latar belakang, nilai arsitektur, dan fungsi historis dari bangunan yang dijadikan objek foto,” katanya.

“Dengan demikian, mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap pelestarian bangunan cagar budaya melalui media visual yang kreatif,” lanjut Heidy.

Ia menambahkan, bangunan yang menjadi ajang latihan pemotretan yakni Gedung Administrasi Asisten Residen di Titik Nol Cilacap dan Stasiun Cilacap.

Menurutnya bangunan-bangunan itu selain mempunyai kekhasan atau keunikan bangunan juga mempunyai nilai historis yang tinggi. Terlebih Stasiun Cilacap merupakan stasiun terindah di selatan Jawa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya mahir secara teknis dalam menghasilkan foto yang estetik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan budaya,” ujar Heidy.

Karya-karya foto mereka nantinya diharapkan bisa dipamerkan atau disebarluaskan ke khalayak luas untuk mempromosikan pariwisata serta sejarah lokal yang ada di Kabupaten Cilacap.

“Praktik baik mereka akan menjadi bagian dari panen karya sekolah,” pungkas Heidy.

Sementara itu, salah satu peserta Eldrian Timothy Jakop mengaku senang dengan kegiatan ini. 

“Ini tidak hanya teori saja tetapi diimbangi praktek. Saya memotret banyak obyek dari bangunan yang ternyata arsitekturnya indah,” ujar Eldrian.

“Saya tidak sekedar hunting foto, namun ada sisi lain yang bisa dipotret dan didokumentasikan berkaitan dengan sejarah,” tutup siswa kelas 9A ini. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *