October 16, 2026

Nelayan Gresik Temukan Jasad Mahasiswa Mengapung di Perairan Mengare-Karangjamuan

0


News
Nelayan Gresik Temukan Jasad Mahasiswa Mengapung di Perairan Mengare-Karangjamuan

Personel Satpolairud Polres Gresik saat mengevakuasi jasad mahasiswa di perairan antara Mengare dan Karangjamuan, Kabupaten Gresik. (Foto: Rifki/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, GRESIK – Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan antara Mengare dan Karangjamuan, Kabupaten Gresik, Kamis (8/10/2026).

Jasad tersebut pertama kali diketahui oleh nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi, kemudian langsung dilaporkan ke polisi.

Personel Satpolairud Polres Gresik yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan dan evakuasi menggunakan KP X-1017 bersama dua anak buah kapal (ABK) sekitar pukul 15.10 WIB.

Selama proses evakuasi, petugas juga dibantu personel BKO Ditpolairud Polda Jatim menggunakan KP X-1012, KP X-1039 dan KP X-2005.

Jasad korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa menuju daratan untuk selanjutnya diangkut menggunakan ambulans ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna menjalani pemeriksaan dan visum.

Berdasarkan identitas berupa KTP yang ditemukan di saku celana korban, jasad tersebut diketahui bernama Moch Alga Pamungkas (25), laki-laki, berstatus pelajar/mahasiswa, warga Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita, mengatakan, proses evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari nelayan mengenai adanya jasad di perairan tersebut.

“Setelah menerima informasi, anggota bersama personel Ditpolairud Polda Jatim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata AKP I Nyoman Ardita.

Kasatpolairud Gresik mengungkapkan, jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum. Petugas juga berupaya menghubungi pihak keluarga berdasarkan identitas yang ditemukan pada korban.

Dalam proses evakuasi tersebut, petugas turut meminta keterangan dari dua nelayan yang mengetahui keberadaan jasad, yakni Akhmad Abdul Latif (59), warga Campurejo, Gresik, dan Abdul Hasan (31), warga Paciran, Lamongan.

“Untuk penyebab maupun kondisi lengkap korban masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Yang terpenting, jasad sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Satpolairud Polres Gresik mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian mencurigakan maupun kondisi darurat di wilayah perairan Gresik. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *