Aksi Pencurian Bobol Rumah Marak di Ngawi, Warga Paron dan Geneng Jadi Korban
Polisi saat melakukan penyelidikan pencurian bobol rumah di Geneng, Ngawi. (Foto: Ari Hermawam/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, NGAWI – Aksi pencurian dengan cara pelaku membobol rumah yang ditinggal pemilik rewang hajatan marak terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Informasi yang dihimpun awak media, sejumlah lokasi menjadi sasaran pelaku yakni di Desa Semen, dan Desa Kedungputri wilayah Kecamatan Paron, serta Desa Sidorejo wilayah Kecamatan Geneng.
Kapolsek Geneng, IPTU Harli Prabowo membenarkan bahwa pihaknya pada Kamis (8/10/2026) siang, mendapatkan laporan adanya aksi pencurian dengan cara membobol rumah di wilayah hukum Polsek Geneng.
“Kita sudah melakukan olah tempat kejadian, terdapat lima rumah yang menjadi sasaran pencuri. Sementara kerugian mencapai Rp16 juta,” kata Harli, Jumat (9/10/2026)
“Modus yang dilakukan pencuri, memanfaatkan situasi rumah sepi yang ditinggal pemiliknya rewang ke hajatan tetangga. Saat itulah diduga pencuri beraksi,” lanjutnya.
Harli menerangkan, dalam penyelidikan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, selain itu guna mengungkap peristiwa itu ia bersama anggotanya juga mengumpulkan barang bukti termasuk rekaman CCTV.
Sementara salah satu korban, Sri Murtini (42) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, uang tunai sebesar Rp15 juta yang tersimpan di dalam lemari raib digondol pencuri.
“Saya terkejut ketik uang Rp15 juta yang saya simpan di dalam lemari kamar hilang. Saat saya di tempat hajatan perasaan saya sudah tidak enak, karena uang tersebut rencana untuk membayar hutang bank,” ungkap Murtini.
Istri Murtini, Fauzi menduga, pencuri masuk lewat jendela samping rumah, sebab pintu jendela dalam kondisi rusak.
“Dugaan saya pelaku mencongkel jendela samping rumah, karena saat saya pulang dari hajatan, kondisi jendela samping rumah terbuka,” terangnya.
Sebelumnya, warga Desa Semen dan Kedungputri juga mengalami hal yang sama. Modusnya pelaku masuk ke rumah warga saat ditinggal pemiliknya pergi ke hajatan tetangga.
Namun di Desa Semen, tidak ada kerugian yang diderita, sebab dua rumah yang dibobol pencuri, pemilik tidak merasa kehilangan barang berharga, hanya saja pintu rumah kondisi rusak.
Sedangkan di Desa Kedungputri, satu warung dan satu rumah juga dibobol pencuri. Kerugian mencapai jutaan rupiah. Hingga kini polisi masih memburu pelaku.
Polisi mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyimpan barang berharga secara berlebihan saat rumah sepi atau kosong ditinggal beraktivitas, dan masyarakat diminta meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Ari Hermawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
