Ribuan Umat Katolik Paroki Cilacap Ngangsu Kawruh dalam HUT ke-96
Ribuan umat Katolik Paroki Cilacap memadati Gereja Santo Stephanus Cilacap dalam Misa Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96 Paroki Cilacap. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, CILACAP – Ribuan umat Katolik Paroki Cilacap memadati Gereja Santo Stephanus Cilacap dalam Misa Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-96 Paroki Cilacap, Sabtu (10/10/2026).
Mereka hadir tidak hanya dari kota Cilacap saja, namun datang dari Kampung laut, Kawunganten, Jeruklegi, dan Kesugihan.
Misa Syukur Ulang Tahun ke-96 ini, mengusung tema “Ngangsu Kawruh Tumuju Satus”.
“Angka 96 itu mendekati 100, yang selama 5 tahun ke depan dimaknai sebagai laku hidup,” ujar Kepala Paroki Cilacap Pastur Antonius Rajabana OMI.
Sementara Ngangsu Kawruh sendiri yang menjadi tema Misa Syukur kali ini, dimaknai sebagai menimba ilmu dan kebijaksanaan dengan kerendahan hati.
“Ini agar umat semakin mengenal Allah, memahami sesama, dan mampu mewujudkan kasih dalam kehidupan. Iman adalah sesuatu yang dialami,” kata Antonius.
Ia menambahkan perjalanan 96 tahun mengalami banyak peristiwa bangsa, dari penjajahan Belanda hingga saat ini.
“Selama 96 tahun lamanya, Paroki mengalami banyak tantangan, hambatan dan perjuangan, namun tidak menyerah, melainkan justru terus bertumbuh,” jelas Antonius.
Untuk itu, kata Antonius perlunya umat Katolik Paroki Cilacap menjalani keseharian sebagai perayaan sukacita.
“Kita yang mengalaminya sebagai peristiwa dan berkat, sehingga tentunya Tuhan menginginkan kita mempunyai pengalaman lebih penuh dan utuh,” tuturnya.
Dalam kegiatan misa ini juga dilakukan pelantikan pengurus lingkungan dan prodiakon yang baru.
Adapun lingkungan yang dilantik yakni lingkungan Santo Yoakim, Santo Gregorius Agung, Santo Barnabas kemudian Santo Paulus, dan Santo Agustinus.
Selain itu, pemberian penghargaan umat aktif dalam komunitas dan kategorial kepada Y. Suprapto.
Tampak hadir Romo Carolus OMI, Romo Aloysius Wahyu Nugroho OMI, Romo Antonius Sussanto, dan Romo Vincentius Kayawatun OMI. Setelah misa, para Romo beramah tamah dengan memasak untuk umat.
Sementara itu, Kabid Pewartaan Julius Erri Purwanto mengatakan untuk mendukung tema “Ngangsu Kawruh” ini, selama bulan Oktober ini diadakan berbagai kegiatan.
“Kegiatan meliputi senam bersama dan cek kesehatan gratis untuk lansia, kunjungan ke Stasi dan sub Stasi, safeguarding untuk siswa SD, SMP, dan SMA,” ungkap Julius.
Adapun kegiatan lainnya seperti seminar paroki mengajar dan guru kemudian peduli tukang becak (Dulicak), donor darah, dan misa hari pangan sedunia.
“Semuanya dilaksanakan untuk belajar dan memahami sesama. Harapannya iman umat semakin bertumbah,” pungkas Julius. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
