October 16, 2026

Targetkan Graha Pergerakan, Zainal Arifin Terpilih Aklamasi Nakhodai IKA-PMII UIJ

0


News
Targetkan Graha Pergerakan, Zainal Arifin Terpilih Aklamasi Nakhodai IKA-PMII UIJ

Zainal Arifin, Ketua Umum IKA-PMII UIJ terpilih periode 2026-2031. (Foto: PMII UIJ untuk Suara Indonesia)

BERITA PLUS, JEMBER – Zainal Arifin, kader militan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Jember (UIJ), resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni PMII (IKA-PMII) UIJ masa khidmat 2026-2031.

Ia terpilih secara aklamasi dalam rangkaian agenda Halalbihalal IKA-PMII UIJ yang digelar di Aula Kampus UIJ, Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Sebelumnya, ia diketahui menjabat sebagai Sekrataris IKA-PMII UIJ periode 2021-2026.

Dalam sambutannya, Arif, sapaan akrab Zainal Arifin, menyatakan kesiapannya mengemban amanah baru tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong kemandirian organisasi melalui konsolidasi finansial sebagai langkah awal mewujudkan sekretariat permanen bagi Komisariat dan Rayon PMII UIJ.

Menurutnya, keberadaan sekretariat atau graha pergerakan sangat penting sebagai pusat aktivitas kader, sekaligus “kawah candradimuka” dalam proses pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa PMII di lingkungan UIJ.

“Kami terus melakukan konsolidasi finansial, sumbangan dari alumni. Targetnya PMII UIJ memiliki secretariat bersama yang menjadi graha kaderisasi, sekaligus gerakan,” ujar Arif.

Menurutnya, selama ini kader PMII UIJ masih kerap menghadapi kendala biaya karena harus menyewa rumah untuk dijadikan sekretariat sementara. Karena itu, pembangunan sekretariat permanen dinilai sebagai kebutuhan mendesak demi keberlangsungan kaderisasi yang lebih optimal.

Mantan Wakil Ketua IKA-PMII UIJ, Mahrus Sholih, menyebut Arif sebagai sosok yang tegas dan konsisten, khususnya dalam konsolidasi finansial untuk membangun kemandirian organisasi pada kepengurusan sebelumnya.

Mahrus menambahkan, Arif juga termasuk alumni yang hingga kini aktif menjaga komunikasi dengan anggota, baik secara langsung maupun melalui aplikasi WhatsApp. Pesan yang disampaikannya pun kerap sederhana, namun penuh makna.

Atas konsistensi tersebut, Mahrus mendorong Arif untuk maju sebagai calon ketua umum. Hingga akhirnya, mantan Ketua Umum Komisariat PMII UIJ tahun 2009 itu terpilih secara aklamasi. Dari seratusan alumni yang hadir, semua sepakat mempercayakan kemudi IKA-PMII UIJ di tangannya.

“Arif ini dalam konsolidasi finansial cukup sabar, tetapi juga gigih. Kita butuh pemimpin seperti itu untuk mewujudkan sekretariat permanen sebagai pusat pergerakan kader,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Fathur Rozi
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *