October 16, 2026

Pengguna Commuter Line Area 8 Surabaya Tembus 1,37 Juta pada Juli 2026

0



Jefri Hadi
– 05 August 2026 | 21:08 – Dibaca 0 kali

Ekbis
Pengguna Commuter Line Area 8 Surabaya Tembus 1,37 Juta pada Juli 2026

Suasana kepadatan penumpang di stasiun Gubeng wilayah KAI Daop 8 Surabaya. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, SURABAYA – KAI Commuter mencatat pertumbuhan jumlah pengguna layanan Commuter Line di Area 8 Surabaya sepanjang Juli 2026.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan tren positif tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line yang menghubungkan berbagai kota di Jawa Timur.

“Sepanjang Juli 2026, KAI Commuter melayani sebanyak 1.375.500 pengguna di Area 8 Surabaya. Jumlah tersebut meningkat sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Karina dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Ditambahkannya, sebanyak 1.375.500 pengguna memanfaatkan layanan kereta komuter selama periode tersebut, meningkat sekitar 9 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 1.261.172 pengguna. Kenaikan itu menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat Jawa Timur terhadap transportasi publik berbasis rel.

Berdasarkan data KAI Commuter, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama Juli 2026 dengan melayani 193.218 pengguna.

Diaebutkan posisi berikutnya ditempati Stasiun Wonokromo yang mencatat 124.179 pengguna, disusul Stasiun Malang dengan jumlah keterangkutan mencapai 113.485 pengguna.

“Seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, KAI Commuter saat ini mengoperasikan 50 perjalanan Commuter Line setiap hari di Area 8 Surabaya,” ulasnya.

Layanan tersebut menghubungkan sejumlah kota strategis di Jawa Timur, tambahnya mulai dari Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, Kertosono, Jombang, Lamongan, Babat, hingga Bojonegoro.

“KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 50 perjalanan Commuter Line per hari di Area 8 Surabaya. Jaringan layanan ini menghubungkan simpul-simpul antarkota strategis yang melingkupi wilayah Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, Kertosono, Jombang, Lamongan, Babat, hingga Bojonegoro,” kata Karina.

Pertumbuhan pengguna juga terlihat pada layanan Commuter Line Supas (Surabaya Pasarturi–Probolinggo).

Selain itu, kata Karina untuk peningkatan layanan tercatat di Stasiun Probolinggo, rata-rata pengguna yang naik selama Juli 2026 mencapai 511 orang per hari atau meningkat 16 persen dibandingkan rata-rata harian pada awal perpanjangan relasi tersebut pada Maret 2026 yang tercatat sebanyak 441 pengguna per hari.

“Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 16 persen jika dibandingkan dengan rata-rata harian pada awal perpanjangan relasi Commuter Line Supas pada Maret 2026 lalu,” ujar Karina.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengguna dari sekitar 1,26 juta menjadi lebih dari 1,37 juta dalam satu tahun mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat Jawa Timur terhadap transportasi publik berbasis rel.

Karena itu, KAI Commuter akan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui keandalan sarana, ketepatan waktu operasional, serta integrasi antarmoda.

“KAI Commuter terus berkomitmen mengoptimalkan keandalan sarana, ketepatan waktu operasional, serta integrasi layanan demi menghadirkan mobilitas yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna,” ucapnya.

Di sisi lain, Karina mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal melalui aplikasi Access by KAI serta tetap mengutamakan keselamatan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta.

Ia menambahkan, tiket Commuter Line di Area 8 Surabaya dapat dipesan mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan sehingga masyarakat memiliki keleluasaan dalam menyusun rencana perjalanan dan menghindari kepadatan pada waktu-waktu tertentu. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *