BPJS Ketenagakerjaan Hadir di SGE 2026, Serahkan Manfaat dan Layani Akuisisi Kepesertaan
Penyerahan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta di acara pembukaan SGE 2026 di Grand City Exhibition Hall Surabaya, Rabu (5/8/2026). (Foto: dok. BPJS Ketenagakerjaan)
BERITA PLUS, SURABAYA – BPJS Ketenagakerjaan hadir di Surabaya Great Expo (SGE) 2026. Pameran multiproduk UMKM terbesar di Kota Surabaya ini dibuka Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (5/8/2026).
Dengan tema “Surabaya Business Meet Up!”, SGE 2026 digelar di Grand City Exhibition Hall Surabaya sampai Minggu (9/8/2026). Pameran ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dunia usaha, BUMN, BUMD, hingga masyarakat.
Pameran ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai sektor yang menampilkan inovasi pelayanan publik, produk unggulan daerah, UMKM kreatif, kuliner, fashion, kesehatan, kecantikan, transportasi, otomotif, hingga berbagai produk dan jasa dari seluruh Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Ivansyah Utoh Banja, hadir di acara pembukaan pameran yang diselenggarakan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya ini. Selain itu tampak pula Anggota DPR RI Indah Kurnia.
Keduanya mendampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada beberapa ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang belum lama meninggal dunia, di antaranya Almarhum Eko Supriyadi, pekerja Non ASN di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.
Almarhum Eko Supriyadi mendapat manfaat program Jaminan Kematian (JKM) sejumlah Rp 74.000.000. Selain itu, dua anaknya juga mendapat beasiswa pendidikan total maksimal Rp 163.500.000.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Ivansyah Utoh Banja, mengatakan, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya untuk diri pekerja, tapi juga untuk keluarganya.
Selain santunan kematian, dua anak dari peserta yang meninggal dunia diberikan beasiswa pendidikan mulai TK hingga Perguruan Tinggi dengan total maksimal Rp 174.000.000.
Selain menyerahkan manfaat program tersebut, di Surabaya Great Expo 2026 ini BPJS Ketenagakerjaan juga membuka booth untuk edukasi dan akuisisi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Harapan kami para pelaku UMKM maupun pekerjanya yang ikut dalam Surabaya Great Expo 2026 ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Utoh.
Menurutnya, UMKM sangat penting untuk mendapatkan perlindungan BPJS ketenagakerjaan. “UMKM itu sangat rentan. Usahanya akan terganggu jika mengalami resiko kecelakaan kerja maupun kematian. Maka dari itu, BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberi perlindungan jaminan sosial, baik pada pekerjanya maupun pada pemilik usaha,” lanjut Utoh.
Dijelaskan, UMKM ada 2 macam perlindungan jaminan sosial, baik sebagai pekerja penerima upah (PU) maupun sebagai bukan penerima upah (BPU). “Keduanya berhak dan wajib mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Utoh.
Utoh juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang sangat mendukung program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Banyak pekerja informal di Kota Surabaya yang didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung oleh Pemkot Surabaya, di antaranya Kader Surabaya Hebat, Ketua RT-RW, dan driver ojek online.
“Harapan kami, semua pelaku dan pekerja UMKM khususnya yang ikut dalam pameran ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Utoh.
Dalam Surabaya Great Expo 2026, selain BPJS Ketenagakerjaan yang buka layanan pendaftaran kepesertaan, juga ada pelayanan penerbitan Izin Halal, BPOM dan NIB, dan pelayanan pembuatan Paspor.
Keikutsertaan berbagai perangkat daerah, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, serta pelaku UMKM menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin inovatif sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan kewirausahaan di Kota Surabaya. (Gan)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : M.Ganefudin |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
