October 16, 2026

Tujuh Trainset KRL INKA Kembali Beroperasi, Empat Buatan Madiun dan Tiga dari Banyuwangi

0


News
Tujuh Trainset KRL INKA Kembali Beroperasi, Empat Buatan Madiun dan Tiga dari Banyuwangi

Tujuh trainset KRL INKA kembali beroperasi melayani Commuter Line Jabodetabek. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Tujuh trainset Kereta Rel Listrik (KRL) iE305 seri CLI-225 dan CLI-226 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali melayani pengguna Commuter Line.

Ketujuh rangkaian tersebut sebelumnya menjalani General Check Up di fasilitas Overhaul Manggarai dan Depok sebelum kembali digunakan untuk pelayanan perjalanan Commuter Line.

Dari tujuh trainset tersebut, sebanyak empat rangkaian merupakan produksi Madiun, sedangkan tiga lainnya merupakan produksi pabrik INKA di Banyuwangi.

General Check Up dilakukan INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) dan pemangku kepentingan terkait dengan melibatkan tim engineering serta quality assurance.

Pemeriksaan mencakup komponen dan sistem utama rangkaian, termasuk tindak lanjut terhadap catatan teknis sebelum seluruh sarana dinyatakan kembali siap beroperasi.

Senior Manager Corporate Communication and Representative Office PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas, mengatakan seluruh tujuh trainset kini telah kembali beroperasi.

“Alhamdulillah, seluruh tujuh trainset telah kembali beroperasi. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang,” ujar Nanang.

Ia mengatakan apabila masih terdapat gangguan minor selama operasional, tim teknis INKA bersama KAI Commuter akan segera melakukan tindak lanjut terhadap permasalahan tersebut.

“Pengecekan dan penyempurnaan tetap kami lanjutkan setelah rangkaian selesai beroperasi,” katanya.

INKA dan KAI Commuter juga terus berkoordinasi untuk memantau kinerja ketujuh rangkaian selama digunakan dalam pelayanan Commuter Line.

Pendampingan teknis tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan, keandalan sarana, sekaligus kenyamanan pengguna Commuter Line selama perjalanan.

Sementara itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan penyelesaian perawatan dilakukan untuk menjaga kesiapan sarana dalam memenuhi kebutuhan kapasitas angkut harian.

Terutama, kesiapan tersebut ditujukan untuk mendukung layanan Commuter Line lintas Bogor yang menjadi salah satu lintas dengan volume pelanggan cukup tinggi.

“Pengoperasian kembali ketujuh trainset CLI 225 ini diharapkan dapat memenuhi kapasitas angkut pengguna pada layanan perjalanan Commuter Line Bogor,” jelas Karina.

Berdasarkan data KAI Commuter, jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek lintas Bogor hingga triwulan III 2026 mencapai 119.388.432 orang.

Jumlah tersebut setara dengan 43,98 persen dari total pengguna Commuter Line Jabodetabek di seluruh lintas yang mencapai lebih dari 271,48 juta orang.

Dengan kembali beroperasinya tujuh rangkaian tersebut, peredaran sarana kereta di seluruh lintas Commuter Line Jabodetabek telah kembali normal.

Penyesuaian peredaran sarana sebelumnya juga dilakukan terhadap layanan Commuter Line Bandara Soetta, ketika dua rangkaian digunakan untuk melayani lintas Commuter Line Tanjung Priok.

“Penyesuaian peredaran sarana kereta selama masa general check up ini merupakan optimalisasi layanan dengan memaksimalkan sarana yang ada,” kata Karina.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar jumlah perjalanan tetap dapat menjaga headway pada jam sibuk, baik pada pagi maupun sore hari.

Dengan selesainya proses General Check Up, KAI Commuter berharap pengoperasian kembali tujuh trainset tersebut dapat mendukung kebutuhan perjalanan sekaligus menjaga kualitas layanan kepada pengguna. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Bahrullah





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *