October 16, 2026

Di Forum PBB Jenewa, Wali Kota Appi Kenalkan Proyek Anti-Banjir Makassar

0


News
Di Forum PBB Jenewa, Wali Kota Appi Kenalkan Proyek Anti-Banjir Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memaparkan strategi teknologi hijau Proyek RISE dalam United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa, Swiss, Selasa (13/10/2026) (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, SWISS – Pemerintah Kota Makassar kembali unjuk gigi di panggung internasional dalam upaya penanganan dampak perubahan iklim dan mitigasi bencana banjir (13/10/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi,  memaparkan langsung strategi penataan lingkungan berbasis teknologi hijau dalam ajang bergengsi United Nations Forum of Mayors 2026 yang berlangsung di Jenewa, Swiss.

Di hadapan para pemimpin kota dari berbagai belahan dunia, Munafri memperkenalkan proyek Revitalising Informal Settlements and Their Environments (RISE).

Program inovatif ini menjadi jawaban Makassar dalam menghadapi tantangan perkotaan yang kompleks, mulai dari urbanisasi yang pesat, ancaman banjir tahunan, hingga fenomena cuaca ekstrem akibat perubahan iklim global.

Menurut Munafri, pembangunan kota masa kini tidak bisa lagi hanya bergantung pada infrastruktur beton konvensional.

Pendekatan modern harus mulai memanfaatkan kekuatan alam yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat lokal.

“Solusi teknologi hijau yang inovatif sangat krusial untuk mengatasi permasalahan perkotaan di seluruh dunia,” ujar Munafri dalam pidatonya di forum PBB tersebut.

Melalui kemitraan strategis lintas negara bersama Monash University Australia, serta didukung oleh Universitas Hasanuddin (Unhas), Proyek RISE di Makassar berhasil mengintegrasikan teknologi pengolahan air limbah berbasis alam.

Sistem ini mengandalkan pembangunan lahan basah buatan (constructed wetlands) dan taman biofiltrasi yang berfungsi menyerap serta menyaring debit air secara alami.

Hingga saat ini, infrastruktur hijau tersebut telah sukses diimplementasikan di lima lokasi percontohan di Kota Makassar.

Keberadaan proyek ini terbukti efektif meredam titik genangan air, memperbaiki sanitasi pemukiman padat, sekaligus menurunkan suhu mikro di sekitar kawasan tempat tinggal warga.

Melihat dampak positif yang dihasilkan, Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar berkomitmen penuh untuk memperluas skala program ini.

“Kami kini mendorong replikasi model serupa di tujuh lokasi baru guna memperluas manfaat infrastruktur hijau dan memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat,” tegasnya.

Prestasi Makassar dalam mengelola lingkungan ini kian solid setelah proyek RISE berhasil menembus posisi lima pemenang global terbaik dalam ajang WRI Ross Center Prize for Cities 2026 di New York, Amerika Serikat.

Pengakuan internasional ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi lokal dari Makassar mampu menginspirasi dunia dalam menciptakan tata ruang kota yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Arya Rahmansyah
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *