October 16, 2026

Sinergi Aparat Penegak Hukum: Lapas Narkotika Sawahlunto Gelar Razia Besar-besaran dan Tes Urine

0


News
Sinergi Aparat Penegak Hukum: Lapas Narkotika Sawahlunto Gelar Razia Besar-besaran dan Tes Urine

Hasil razia besar-besaran di Lapas Narkotika Sawahlunto. (Foto: Diona/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, SAWAHLUNTO – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto menggelar aksi bersih-bersih melalui razia blok hunian dan tes urine massal pada Senin (6/4/2026).  

Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen nyata mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan barang terlarang lainnya.

Tak bergerak sendiri, Kalapas Narkotika, Ressy Setiawan memimpin langsung jalannya kegiatan dengan menggandeng berbagai unsur Aparat Penegak Hukum (APH). Personel gabungan yang terlibat terdiri atas Polres Sawahlunto, Koramil Sawahlunto, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Gabungan di halaman Lapas untuk menyamakan persepsi dan memastikan prosedur operasi standar (SOP) tetap mengedepankan sisi humanis namun tegas.

Setelah apel, petugas gabungan langsung menyisir setiap sudut kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara mendetail untuk memastikan tidak ada barang terlarang seperti alat komunikasi ilegal, senjata tajam, maupun narkotika.

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine yang dilakukan secara mendadak. Menariknya, tes ini tidak hanya menyasar para warga binaan, tetapi juga seluruh petugas Lapas tanpa terkecuali. Hal ini dilakukan guna memastikan integritas internal pegawai tetap terjaga.

Sebagai penutup rangkaian acara, pihak Lapas menggelar press release kepada awak media untuk memaparkan hasil temuan di lapangan.

“Kegiatan ini adalah bentuk transparansi dan sinergi kami dengan TNI, Polri, dan BNN dalam menjaga kondusivitas serta marwah Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 dan pada kesempatan ini kami akan memberikan nomor handphone wartelsuspas kepada pihak kepolisian dan Bnn sebagai bentuk transparansi kami dalam pemberantasan halinar,” ujar Kalapas dalam keterangannya.

Sebelum acara berakhir kalapas berikan nomor handphone wartelpas ke pihak polres sawahlunto dan BNN Kota Sawahlunto sebagai bentuk sinergitas dalam pengawasan, kegiatan dikahiri dengan pemusnahan barang bukti hasil razia.

Barang-barang yang dilarang tersebut dimusnahkan di hadapan para saksi dari instansi terkait sebagai simbol perlawanan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Diona Arvoni
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *