October 16, 2026

Hari Ke-5 Embarkasi Surabaya, 4.940 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan, Dua Tertunda karena Sakit ​

0



Jefri Hadi
– 25 April 2026 | 16:04 – Dibaca 12 kali

News
Hari Ke-5 Embarkasi Surabaya, 4.940 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan, Dua Tertunda karena Sakit ​

Ketua PPIH Embarkasi Haji Surabaya, As’adul Anam, melaporkan pemberangkatan jemaah haji hingga hari ke-5 total 4.940 jemaah melalui Embarkasi Surabaya. (Foto: Yulian/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS,SURABAYA — Ketua PPIH Embarkasi Haji Surabaya, As’adul Anam, melaporkan proses pemberangkatan jemaah haji hingga hari ke-5 berjalan lancar, Sabtu (25/4/1016).

Hingga saat ini, total 4.940 jemaah telah diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya.

“Alhamdulillah, sampai hari ke-5 ini sudah ada 13 kloter yang diberangkatkan.Sebentar lagi kloter 14 juga akan menyusul. Total jemaah yang sudah keluar dari Asrama Haji mencapai 4.940 orang dan seluruh proses berjalan lancar,” ujar As’adul Anam, saat memberikan keterangan, Sabtu (25/4/2026).

Meski demikian, terdapat dua jemaah yang belum dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan. Satu jemaah saat ini dirawat di Rumah Sakit Haji, sementara satu lainnya tidak diberangkatkan sejak awal karena sakit.

“Ada dua jemaah yang tertunda keberangkatannya karena sakit. Satu dirawat di rumah sakit haji, satu lagi memang tidak memungkinkan berangkat dari awal. Untuk diagnosis pastinya masih kami dalami,” katanya.

Ia merinci, jemaah yang sakit berasal dari beberapa kloter, yakni kloter 14, kloter 13, dan kloter 6. Untuk jemaah dari kloter 6, kondisi kesehatan dinilai cukup berat sehingga tidak diberangkatkan ke embarkasi. 

Sementara dari kloter 13 dan 14, sebutnya jemaah mengalami gangguan kesehatan menjelang keberangkatan.

Terkait kemungkinan pemberangkatan susulan, As’adul menegaskan keputusan sepenuhnya bergantung pada hasil pemeriksaan medis dan izin kelaikan terbang dari dokter.

“Kami tidak bisa memastikan keberangkatan jemaah yang sakit. Semua harus berdasarkan rekomendasi dokter dan izin layak terbang. Kalau tidak memungkinkan, tentu tidak akan diberangkatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan mekanisme penggantian kursi penerbangan bagi jemaah yang batal berangkat. Penggantian hanya dapat dilakukan maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami sudah bersepakat dengan pihak bandara, maskapai Saudi Airlines, dan syarikah bahwa penggantian jemaah hanya bisa dilakukan paling lambat H-1 atau 24 jam sebelum keberangkatan. Jika kurang dari itu, maka tidak bisa dilakukan penggantian,” jelasnya.

Dari sisi cuaca, kondisi di Arab Saudi disebut relatif mendukung bagi jemaah. Saat ini, suhu tidak terlalu panas maupun dingin karena berada di masa peralihan musim.

“Alhamdulillah, cuaca di Arab Saudi masih normal. Tidak terlalu panas, juga bukan musim dingin. Tahun lalu sempat mencapai 45 hingga 50 derajat Celsius, tapi tahun ini belum sampai ke titik itu,” kata As’adul.

Meski demikian, ia mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kesehatan mengingat perbedaan iklim yang cukup signifikan antara Indonesia dan Arab Saudi, terutama tingkat kelembapan udara.

“Kalau di Indonesia udara cenderung lembap, sementara di Arab Saudi sangat kering. Oleh karena itu, jemaah kami imbau memakai masker agar udara yang dihirup lebih lembap dan tidak memicu batuk,” ujarnya.

Sementara itu, layanan fast track di Embarkasi Surabaya juga berjalan lancar meski sempat mengalami penyesuaian sistem. Kini, proses pemeriksaan imigrasi menggunakan perangkat tablet, menggantikan komputer sebelumnya.

“Fast track berjalan lancar. Memang di awal ada penyesuaian karena sekarang menggunakan tablet, termasuk untuk fingerprint. Tapi tidak sampai mengganggu jadwal penerbangan,” kata As’adul.

Ia menambahkan, waktu layanan fast track kini semakin efisien, dari sebelumnya sempat mengalami keterlambatan menjadi sekitar satu jam untuk seluruh proses.

“Sekarang sudah lebih cepat, sekitar satu jam sudah selesai,” ujarnya.

 

 

Pewarta: Jefri Hadi

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *