Dorong Kemandirian Ekonomi, Aris Waskito Ajak Perempuan Kepala Keluarga di Kabupaten Malang Bentuk Kelompok Usaha
Kegiatan Penguatan Literasi Peluang Usaha bagi Kepala Keluarga Perempuan di Kabupaten Malang, Rabu (29/4/2026). (Foto: Aditya Mahatva Yodha/ Suara Indonesia) .
BERITA PLUS, MALANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, dari Fraksi Gerindra Aris Waskito, memberikan perhatian khusus terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan, terutama mereka yang menjadi tulang punggung keluarga atau janda. Ia mendorong para perempuan tangguh ini untuk mulai membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) agar lebih berdaya dan kompetitif di era ekonomi modern.
Aris menekankan bahwa kemandirian ekonomi akan jauh lebih mudah dicapai jika dilakukan secara kolektif. Menurutnya, dengan bekerja dalam kelompok, para perempuan kepala keluarga memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan akses yang lebih luas terhadap berbagai sumber daya.
“Kami mendorong ibu-ibu yang menjadi tulang punggung keluarga untuk bersatu dalam kelompok usaha. Di era sekarang, kolaborasi adalah kunci agar usaha kecil bisa tetap bersaing dan naik kelas,” ujar Aris, Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut, politisi asal Tawangrejeni ini menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang saat ini memiliki banyak terobosan program yang dirancang untuk membantu masyarakat. Namun, seringkali bantuan tersebut terkendala penyaluran karena syarat administratif yang mengharuskan penerima berbentuk kelompok atau lembaga resmi.
“Banyak sekali program, baik dari Dinas di tingkat Kabupaten maupun langsung dari Kementerian, yang bisa disalurkan. Mulai dari bantuan bibit ternak, sarana perikanan, hingga peralatan pertanian modern,” tambahnya.
Aris memastikan bahwa DPRD akan terus mengawal agar program-program pemberdayaan tersebut tepat sasaran. Ia berharap, dengan terbentuknya kelompok-kelompok usaha ini, potensi lokal di sektor peternakan, perikanan, maupun pertanian dapat dimaksimalkan oleh para perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
“Jika sudah berkelompok, akses bantuan menjadi lebih terbuka. Harapannya, mereka tidak hanya sekadar bertahan hidup, tapi benar-benar bisa mandiri secara finansial,” pungkasnya.(*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Imam Hairon |
